Sinergitas Kemenag dan IPWL LRPPN-BI Penguatan Akhlak Korban Narkoba

BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com – Suasana penuh kehangatan saat Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankenag) Kabupaten Banyuwangi melakukan kunjungan membangun silaturrahmi, sinergi dan kolaborasi di kantor LRPPN-BI Banyuwangi.
Kehadiran H. Choeroni Hidayat Fathurrahman (Kakankemenag) disambut langsung oleh Ketua Institusi Penerima Wajib Lapor Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Bhayangkara Indonesia (IPWL LRPPN-BI) Banyuwangi, (M.Hiksan, M.Pd., MM).
Kunjungan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan langkah nyata dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama keluarga besar LRPPN-BI guna melakukan pembinaan pembinaan kepribadian dan keagamaan bagi para residen yang selama ini masih menjalani rehabilitasi.
Menurut H. Choeroni Hidayat pembinaan keagamaan mampu menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan mengarahkan para residen menuju perubahan positif yang merupakan kunci utama dalam proses rehabilitasi serta pembentukan karakter residen.
H. Choerul berharap Kemenag untuk terus mendukung dengan tenaga penyuluh dan program keagamaan yang berkelanjutan.
Selain silaturrahmi, H. Choeroni memberikan sumbangan berupa beras dan menegaskan mengajak MoU lanjutan antara Kemeneg dan IPWL LRPPN- BI Banyuwangi.
H. Choeroni juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja LRPPN-BI utamanya kepada tim ahli. Dan kepada para residen memotivasi harus bisa menerima dengan takdir. Semoga bisa kembali kejalan yang benar, dan mengajak untuk ber taubat dan menjauhi obat obat terlarang yang bertentangan dengan peraturan perundang undangan serta dilarang oleh agama.
Ketua IPWL LRPPN-BI Banyuwangi, M. Hiksan, M.Pd. MM, mengucapkan terima kasih atas suport dan dukungan Kemenag akan pentingnya kemajuan dan dedikasi terhadap para residen yang sehingga bisa kembali dengan baik dan bisa diterima di tengah masyarakat.
Menanggapi hal itu, M. Hiksan Kepala menyatakan komitmen MoU untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi.
“Kami siap mendukung penuh atas kerjasama antara Kemenag dan LRPPN-BI melalui MoU,” ungkap M. Hiksan.
“Semoga pertemuan ini menjadi momentum penting untuk kedepan lebih maju sekaligus merancang program pembinaan baru yang lebih menyentuh sisi kemanusiaan dan spiritual para residen, karena silaturrahmi dan kolaborasi ini tidak hanya fokus pada aspek hukum dan rehabilitasi, tetapi juga pada pemulihan moral dan nilai keagamaan. Kami ingin memastikan bahwa setiap residen memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menumbuhkan keimanan sebagai dasar perubahan hidup,” lanjut M. Hiksan
Sementara itu, M.Hiksan mengatakan, berencana memperluas dukungan dengan menambah jadwal penyuluhan agama, pelatihan membaca ayat ayat Al-Qur’an, serta program bimbingan rohani secara berkala di dalam aula kantor LRPPN.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pemulihan menyeluruh yang tidak hanya memulihkan perilaku, tetapi juga memperkuat mental dan spiritual para residen. “Melalui sinergi ini semoga semakin kuat antara Kemenag dan LRPPN,” pungkasnya. (Dj/Hms LRPPN – BI)



