JATIMMOJOKERTO

BKPSDM Kota Mojokerto Gelar Seleksi Sepuluh Jabatan Secara Terbuka

Muraji, Kepala BKSDM Kota Mojokerto (Foto: Husnan)

KOTA MOJOKERTO, BIDIKNASIONAL.com – Sebagaimana slogan Badan Kepegaiwain Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, berorientasi Pelayanan, Akuntabel Kompentesi Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif (Ber-AkhlaK) melakukan seleksi mutasi secara terbuka dengan sepuluh formasi jabatan, dengan ketua panitia seleksi Anom Surahno. Hal itu disampaikan Muraji, ST kepala BKSDM kota Mojokerto, Rabu (29.20.2025).

Dihadapan awak media, ia mengatakan bahwa, ada sepuluh jabatan yang diperebutkan diantaranya kepala dinas kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana, kepala dinas pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan rakyat dan kawasan (PU-aPerakim), kepala dinas lingkungan hidup (LH ), kepala dinas perhubungan ( Dishub ), kepala dinas komukasi dan informatika (Kominfo), kepala satuan polisi pamong praja, kepala bagian keuangan dan pendapatan daerah, kepala staf ahli bidang kemasyarakatan SDM, kepala staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik serta kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu.

“Dari sepuluh kepala dinas dan bagian dijalankan oleh para Plt, dengan harapan dan tujuan di lakukan secara tebuka memperoleh kepala dinas kepala bagian yang akuntabel, sebagaimana selogan kita BerAklak,” kata Muraji.

Lebih jauh ia menuturkan, satuan kepala dinas kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu di perebutkan empat orang ASN, kepala PU-Perakim, kesehatan, kepala dinas perhubungan, Satpol PP, diikuti lima orang, kepala dinas lingkungan hidup diikuti sepuluh orang, kepala dinas infokom enam orang dan staf ahli kemasyarakatan dan SDM diikuti dua puluh orang, staf ahli bidang hukum dan politik sebelas orang dilaksanakan tanggal 28.10.2025 lalu di Surabaya.

“Ujian seleksi itu meliputi uji kompentensi manajrial sosio kultural di lakun di oleh Assesment Center BKD Propinsi Jawa Timur Jalan Andayani Surabaya,” tandasnya.

Perlu diketahui, dalam uji kompentensi tersebut ada dua puluh orang ASN yang tidak harus ikut, dikarenakan alasan hasil asesment masih berlaku. Salah satunya dr. Nur Azizah, yang bersangkutan mengatakan, “Siapa tahu ada peluang, adu nasib, peluang terbuka lebar pokoknya kita daftar,” kata dokter Azizah saat di hubungi via ponselnya. (husnan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button