JATIMPAMEKASAN

Pensiunan PNS Merasa Puas Dengan Layanan Program JKN

Lely Fauziah (60), pensiunan PNS asal Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan (Foto: istimewa)

PAMEKASAN, BIDIKNASIONAL.com –  Keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya bagi pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bagi mereka, kehadiran Program JKN sangat dirasakan manfaatnya, khususnya dalam hal kemudahan akses dan terjangkaunya biaya layanan kesehatan yang berkualitas.

Lely Fauziah (60), merupakan salah satu pensiunan PNS yang berasal dari Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Lely menceritakan pengalamannya memanfaatkan Program JKN saat mengalami sakit. Saat itu, Lely sedang mengidap penyakit darah tinggi dan asam lambung, sebelum ia dilarikan ke Klinik Utama Faiza Pamekasan, Lely masih melakukan aktivitas seperti biasa layaknya pensiunan. Namun saat ia hendak istirahat berbaring di kamar tidurnya, dirinya merasakan pusing hebat yang tak kunjung sembuh.

“Awalnya saya beraktivitas seperti biasa tapi saat hendak beristirahat di kamar tidur, saya merasakan pusing yang luar biasa. Saat itu saya rasa seperti ada gempa,” ujarnya saat ditemui Senin (3/2).

Melihat kondisinya tersebut, Lely akhirnya melarikannya ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar sejak menjadi peserta JKN. Lely dilarikan ke Klinik Utama Faiza yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Sesampainya di klinik, Lely langsung ditangani untuk mendapat perawatan pertama.

“Karena memang saya punya riwayat penyakit darah tinggi, mungkin keluarga saya mengira tekanan darah saya sedang tinggi, makanya saya langsung dilarikan ke Klinik Utama Faiza yang tidak jauh dari rumah. Setelah sampai saya langsung mendapatkan penanganan pertama, pelayanan disana sangat baik dan cepat,” jelasnya.

Setelah mendapatkan tindakan dari perawat Klinik Utama Faiza, tekanan darah Lely sangat tinggi yaitu di angka 190 mmHg. Hal ini yang menyebabkan Lely mengalami pusing hebat. Setelah dilakukan observasi terhadap penyakit yang diderita, ternyata Lely juga mempunyai penyakit asam lambung dan terdapat pembengkakan di Jantung. Dokter yang menanganinya saat itu menyarankan untuk dilakukan rawat inap agar mendapatkan perawatan yang lebih maksimal.

“Setelah dilakukan observasi oleh dokter, tensi darah saya sedang tinggi, yakni berada di angka 190. Selain itu dokter mendiagnosis saya memiliki penyakit selain darah tinggi yaitu asam lambung dan terdapat pembengkakan pada jantung. Oleh karena itu saya diharuskan menjalani perawatan lebih lanjut dengan rawat inap,” tambahnya.

Selain itu, Lely juga menceritakan proses administrasi yang sangat mudah dan cepat serta pelayanan yang ramah di Klinik Utama Faiza. Suasana di Klinik Utama Faiza sangat nyaman dan bersih hingga ia merasa nyaman saat menjalani rawat inap di klinik tersebut.

“Saya sangat puas dengan adanya Program JKN, sangat memudahkan masyarakat seperti saya sebagai pensiunan PNS khususnya untuk proses administrasi pendaftaran. Saat mau masuk fasilitas kesehatan, prosesnya sangat mudah, cepat dan tidak ribet hanya menunjukkan KTP saja sudah langsung di proses oleh pihak fasilitas kesehatan. Selain itu saya mendapatkan pelayanan yang sangat baik dari pihak Klinik Utama Faiza, dan suasana kliniknya juga sangat nyaman, bersih serta tidak terlalu ramai,” ujar Lely.

Lely merasa sangat bersyukur dengan adanya Program JKN, karena ia sebagai pensiunan PNS merasa sangat terbantu dengan kendala akses layanan kesehatan. Ia juga berharap agar Program JKN ini semakin maju dan dapat membantu seluruh masyarakat Indonesia.

“Alhamdulillah, dengan adanya Program JKN saya pribadi merasa sangat terbantu dalam mengakses layanan kesehatan. Semoga Program JKN terus memberikan manfaat kepada masyarakat seluruh Indonesia khususnya masyarakat yang lagi membutuhkan biaya untuk pengobatan, serta saya harap BPJS Kesehatan terus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat karena dengan itu merupakan kunci dari kepercayaan masyarakat Indonesia kepada BPJS Kesehatan,” pungkas Lely. (rn/gn/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button