JATIMPASURUAN

Cukup dari HP! Urus BPJS Kesehatan Lebih Mudah dari Rumah

Ilustrasi

PASURUAN, BIDIKNASIONAL.com –  Transformasi layanan BPJS Kesehatan terus menghadirkan kemudahan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kini, masyarakat tidak lagi harus datang langsung ke kantor untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi. Cukup dari rumah, peserta dapat mengakses layanan seperti perubahan data, perpindahan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), pendaftaran bayi baru lahir, pengecekan status kepesertaan, hingga konsultasi layanan melalui kanal digital seperti PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp) dan aplikasi Mobile JKN. Kehadiran kanal digital ini memberikan pengalaman baru dalam mendapatkan layanan yang cepat, mudah, dan efisien bagi seluruh peserta.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, Dina Diana Permata, menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari transformasi besar BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa digitalisasi layanan sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional serta Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, yang mengatur penyelenggaraan layanan kesehatan agar semakin mudah diakses, efisien, dan berkualitas bagi seluruh peserta JKN.

“BPJS Kesehatan terus berkomitmen memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara. Melalui PANDAWA dan Mobile JKN, masyarakat di Pasuruan dan sekitarnya tidak perlu lagi mengantre panjang di kantor. Cukup dari rumah atau dari mana saja, urusan administrasi bisa diselesaikan dengan cepat dan aman,” jelas Dina, Rabu (05/11).

Lebih lanjut, Dina menuturkan bahwa layanan digital tidak hanya sekadar inovasi teknologi, tetapi langkah nyata dalam menghadirkan pengalaman pelayanan yang lebih baik. Dengan sistem administrasi berbasis digital, proses menjadi lebih efisien, transparan, serta mengurangi kontak fisik. Hal ini sangat membantu peserta yang memiliki keterbatasan waktu ataupun kondisi kesehatan tertentu.

“Ke depan, kami ingin seluruh peserta JKN khususnya di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo, benar-benar merasakan manfaat transformasi digital ini. Waktu adalah aset berharga, dan melalui inovasi ini kami ingin memastikan peserta dapat menghemat waktu tanpa mengurangi kualitas pelayanan,” imbuhnya.

Melalui aplikasi Mobile JKN, peserta dapat melihat riwayat pelayanan dan mengecek ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. Selain itu, peserta juga dapat mengakses dan menggunakan kartu JKN digital kapan pun diperlukan.

“Peserta bisa langsung memantau status kepesertaannya, mengubah data, atau menambahkan anggota keluarga. Tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor,” tambah Dina.

Selain itu, melalui PANDAWA, peserta cukup menghubungi layanan WhatsApp resmi BPJS Kesehatan untuk mendapatkan panduan atau mengajukan permohonan administrasi secara daring. Menurut Dina, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan digital, semakin cepat pula sistem pelayanan kesehatan yang modern dan terintegrasi dapat terwujud.

Dina mengajak seluruh peserta JKN untuk semakin membiasakan diri memanfaatkan layanan kesehatan berbasis digital. Ia berharap masyarakat aktif menggunakan berbagai fitur layanan online yang tersedia sehingga proses administrasi kesehatan dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan efisien.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengunduh Mobile JKN dan menggunakan layanan PANDAWA. Ini bukan hanya mempermudah pengurusan administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari budaya layanan digital yang transparan dan efisien,” terangnya.

Siti Rosiana (34), peserta JKN warga Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan yang merupakan seorang ibu rumah tangga, turut merasakan langsung kemudahan layanan digital BPJS Kesehatan. Ia mengaku sangat terbantu ketika harus mengurus perpindahan fasilitas kesehatan untuk anaknya melalui aplikasi Mobile JKN tanpa perlu datang ke kantor.

“Biasanya kalau urus BPJS harus datang ke kantor dan menunggu antrean. Sekarang cukup lewat Mobile JKN dari rumah. Prosesnya cepat, tidak ribet, dan sangat membantu karena saya tetap bisa mengurus rumah dan anak,” ujarnya.

Siti berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan digital BPJS Kesehatan. Dengan semakin banyaknya pengguna, proses administrasi dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan memudahkan peserta dalam mendapatkan layanan.

“Di era serba digital seperti sekarang, layanan ini sangat membantu. Semoga semakin banyak yang menggunakan karena prosesnya mudah dan cepat,” tutupnya. (rn/ra/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button