
SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kasipah mengajak kepada seruluh peserta JKN agar dapat bergotong royong demi Keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ia juga menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Sidoarjo sudah mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC) sehingga masyarakat Sidoarjo harus sudah sepenuhnya dijamin kesehatannya oleh program JKN.
“UHC ini adalah bukti dari komitmen kita semua sebagai pemangku kepentingan di Kabupaten Sidoarjo. Ini bukan akhir, melaikan awal dari tugas serta tanggung jawab kita bagaimana caranya untuk dapat mempertahankan predikat ini. Intinya, seluruh warga masyarakat Kabupaten Sidoarjo harus terjamin kesehatannya melalui program JKN ini tanpa terkecuali. Sehingga, mari sama-sama kita dukung program JKN ini dengan cara bergotong royong demi keberlangsungan program ini,” ujarnya pada saat kegiatan sosialiasi Program JKN di Sidoarjo pada kamis (13/11).
Kasipah mengajak kepada seluruh pihak agar terus menjaga komunikasi dan kolaborasi dalam menjalakan program JKN ini. Ia juga berpesan kepada seluruh fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan baik itu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh peserta JKN tanpa diskriminasi.
“Dari pemangku kepentingan semuanya harus menjaga komunikasi dan kolaborasi, untuk fasilitas kesehatannya juga agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat agar tingkat kepuasannya tinggi. Dengan pemberian layanan yang terbaik, masyarakat pastinya akan memberikan penilaian positif kepada semua yang terlibat, jadi ayo sama-sama kita bersinergi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ajaknya.
Diwaktu yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo dalam menjaga keberlangsungan Program JKN melalui sinergi dan kolabotasi serta gotong royong. Menurutnya, UHC adalah langkah awal yang harus dimulai dan dipertahankan demi menjamin kesehatan seluruh warga masyarakat Kebupaten Sidoarjo.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri, kita harus berkolaborasi dan bersinergi demi keberlangsungan Program JKN. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam menjalankan Program JKN ini. Karena tanpa adanya komitmen dari kita semua, tentunya UHC ini tidak bisa diraih. Dan yang paling penting adalah masyarakat bisa dengan mudah mengakses layanan kesehatan tanpa adanya kendala serta biaya,” kata Munaqib.
Diakhir, Munaqib mengajak kepada peserta yang mengalami kendala layanan di fasilitas kesehatan agar dapat memanfaatkan fitur pengaduan layanan JKN di Aplikasi Mobile JKN. Selain di aplikasi tersebut, peserta dapat mengirimkan pengaduan lewat Pelayanan Adminstrasi Melalui Whatsapp (Pandawa) di nomor 08118165165 atau bisa juga menghubungi Petugas BPJS Siap Membantu (BPJS Satu) yang mana foto dan nomor kontaknya tersedia di setiap sudut rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
“Kemudahan layanan yang didapatkan oleh peserta merupakan hak dan itu harus kita jaga. Jika peserta ada kesulitan atau membutuhkan informasi terkait JKN, bisa menggunakan beberapa kanal layanan kami dan kami menghimbau untuk langsung disampaikan, jangan sampai nanti adanya kesalahpahaman,” tutupnya. (red)



