Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan dan Pengamanan Nataru 2025-2026 Provinsi Jatim Digelar

BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com – Senin 24 November 2025 sekira pukul 13.10 Wib s/d 15.30 Wib bertempat di Ruang Rapat Pelabuhan ASDP Ketapang, telah digelar Rapat Koordinasi Kesiapan Provinsi Jawa Timur dalam Penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (NATARU).
Hadir dalam kegiatan tersebut Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. AAN SUHANAN, M.Si. (Direktorat jendral perhubungan Darat), IR. H. MUJIONO, M.Si (Wakil Bupati Banyuwangi), RUSTAM EFFENDI (Sekertaris Bidang Koordinasi Konektivitas PT. ASDP), AKBP EDITH YUSWO WIDODO (Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim), AKBP TEGUH PRIYO WASONO, S.I.K. (Wakapolresta Banyuwangi), KOMPOL ELANG PRASETYO, S.I.Kom., M.H. (Kasat Lantas Polresta Banyuwangi), AKP TAUFAN AKBAR, S.H. (Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi), I KOMANG SUDIRA ATMAJA (Kadishub Kab. Banyuwangi), WAHYU SETIABUDI (Kepala Basarnas Ketapang Banyuwangi), BUDI SANJOYO (Kasie Lala KSOP Tanjungwangi), TEGUH TRI SUSANTO, S.Si., M.T. (Kepala BMKG Banyuwangi), SIGIT WIDODO (Direktur Sarana Prasarana Angkutan ASDP), CAPT. RUDI SUNARKO (Direktur SDM Layanan dan Korporasi), ARDI EKA PATI (GM PT. ASDP Ketapang Banyuwangi), I PUTU WIDIANA (Ketua DPD Gapasdap), ARSELAN (Ketua INFA) serta BAYU KISWORO (Kepala BPTD Wilayah XI – Provinsi Jawa Timur Satpel Pelabuhan).
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. RAMA SAMTAMA PUTRA, S.I.K, M.Si, M.H melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi TAUFAN AKBAR, S.H menjelaskan bahwa Rapat koordinasi dalam penyampaian – kegiatan antaralain:
– RUSTAM EFFENDI (Sekertaris Bidang Koordinasi Konektivitas PT. ASDP)
Bahwa kegiatan ini adalah rutinitas setiap tahun yaitu natal tahun baru namun demikian tetap harus ada koordinasi terhadap seluruh Stakeholder untuk tahun lalu lancar terkendali akan tetapi kita harus tetap waspada mengingat bulan bulan yang lalu kita mendapatkan musibah Kapal TUNU”
“Kami ASDP tentu akan menyiapkan terkait kesiapan terkait pelabuhan dan Posko – Posko yang akan ada di Pelabuhan dalam rangka pelayanan terbaik kepada masyarakat” terangnya.
– IRJEN Pol (Purn) Dr. Drs. AAN SUHANAN, M.Si. (Direktorat jendral perhubungan Darat)
Bahwa setiap tahun ada 2 Event besar yaitu Nataru dan Hari raya Idul Fitri. agar penanganan dua event ini agar tidak dilaksanakan secara rutinitas akan tetapi atensi buat kita karena akan ada peningkatan skala.
Pelabuhan ketapang Gilimanuk menjadi salah satu Cluster yang krusial dalam keselamatan di Laut maupun di Darat jadi perlu di koordinasikan oleh seluruh instansi terkait.
Bahwa Volume penumpang dan kendaraan pada saat ada event ini akan meningkat apalagi ada stimulus dari pemerintahan bahwa akan ada diskon terkait dengan tiket penyeberangan.
Pelaksanaan Delaying system merupakan system yang mengatur agar tidak terjadi pemumpukan kendaraan di Pelabuhan dengan mengarahkan kendaraan yang akan menyeberang ke buffer zone yang telah disediakan.
“Tolong nanti di Sinkronisasi terkait dengan Skala Kemacetan dengan seluruh instansi terkait jangan sampai ada perbedaan” jelasnya.
– SIGIT WIDODO (Direktur Sarana Prasarana Angkutan ASDP)
Bahwa ada 15 lintasan yang menjadi pantauan nasional salah satunya Ketapang – Gilimanuk.
Prediksi Produksi Dan Jadwal Pelaksanaan Nataru 2025/2026 di Lintas Ketapang – Gilimanuk dengan prediksi ada 10.080 Trip dengan prediksi penumpang 1.115.733 orang, 295.057 Kendaraan.
Bahwa Prediksi puncak pergerakan libur Natal 2025 ada pada tanggal 21 – 23 Desember 2025, Prediksi Puncak Pergerakan Libur tahun baru pada tanggal 28 – 29 Desember 2025 dan Prediksi Puncak pergerakan Arus Balik ada pada tanggal 1 – 2 Januari 2026.
Skenario Pola Operasi kapal berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan dengan skala Normal, Padat dan sangat Padat.
Jika situasi Normal akan menggunakan 28 Kapal, situasi Padat akan menggunakan 30 Kapal, dan situasi Sangat Padat akan menggunakan 32 kapal.
Bahwa Pelabuhan Ketapang dapat menampung 2.370 Kendaraan Kecil, Kapasitas Kapal 8.936 Kendaraan Kecil/hari memiliki 8 Unit Dermaga dan 2 lokasi Bufferzone.
Bahwa akan ada sosialisasi terkait antisipasi Massive tiket online Ferizy dengan dilakukan pada media elektronik, media cetak, media digital, media sosial, dan berbagai media lainnya dengan materi campaign sebagai berikut:
“TIDAK ADA PENJUALAN TIKET DI PELABUHAN”
“WAJIB PUNYA TIKET 1 HARI SEBELUM KEBERANGKATAN”
“TIKET DAPAT DIBELI MULAI H-60 KEBERANGKATAN”
“RADIUS BATAS PEMBELIAN TIKET ONLINE FERIZY”
– AKBP EDITH YUSWO WIDODO (Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim).
Bahwa akan ada pembagian dan penempelan stiker kepada kendaraan prioritas dan kendaraan Truck besar.
Faktor penyebab kemacetan di Pelabuhan ASDP Ketapang yaitu Cuaca Buruk, Waktu bongkar muat dan kapasitas kapal yang terbatas, Operasional kendaraan besar tiga sumbu, terbatasnya jumlah dermaga dan peningkatan volume kendaraan saat libur panjang.
Skenario Antisipasi Kepadatan jika sudah ada pada skala Kuning adalah dengan mempercepat proses bongkar muat kapal, Screening Tiket dilakukan di area Rest area dan Buffer Zone, Memprioritaskan Kendaraan Penumpang.
Skenario Antisipasi Kepadatan jika sudah ada pada skala Merah adalah dengan menambah Jumlah kapal operasi dan trip sangat padat (Pengendalian oleh BPTD), Melaksanakan Proses TBB (Tiba bongkar berangkat), Peniadaan Penjualan tiket pada agen di jalan akses menuju Pelabuhan, Mengoperasikan Kapal Perbantuan, Penyeberangan menggunakan pelabuhan Perbantuan Bulusan.
– TEGUH TRI SUSANTO, S.Si., M.T. (Kepala BMKG Banyuwangi)
Bahwa kami dari BMKG sebagai garda bahwa kapal tersebut dapat menyeberang atau tidak dengan dilihat dari cuaca.
“Bahwa kami memiliki WA Grup di jajaran Penyeberangan Pelabuhan ketapang jika ada cuaca buruk akan di keluarkan peringatan dini dan kami juga sudah ada call center BMKG,” terangnya.
– IR. H. MUJIONO, M.Si (Wakil Bupati Banyuwangi)
Bahwa Event Nataru tahun lalu berjalan aman akan tetapi melihat dinamika cuaca yang terjadi sekarang sehingga perlu adanya persiapan persiapan dan tidak underestimate.
Terkait dengan Bufferzone kami sudah mempersiapkan dengan sudah mempavingisasi di terminal Sritanjung dan menambah LPJ yang ada di jalan.
“Agar tidak ada kendaraan ngeblong pada saat ada kemacetan supaya tidak terjadi kemacetan yang lebih parah”. jelasnya.
Pada kesempatan ini Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi menambahkan,” bahwa kegiatan pertemuan Rapat Koordinasi dilaksanakan untuk kesiapan Pelabuhan terkait dengan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Menjelang Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 akan dilaksanakan Operasi Lilin 2025 dari Gabungan Instansi dan terpusat untuk antisipasi adanya kejadian dan memberikan pengamanan dan Pelayanan kepada masyarakat. Tidak menutup kemungkinan terjadinya antrian kendaraan yang ingin menyeberang ke Pulau Bali dengan tujuan berlibur. Mengantisipasi cuaca buruk yang sewaktu-waktu dapat berubah ubah sehingga menyebabkan tertundanya keberangkatan kapal.
Rapat Koordinasi berjalan aman dan kondusif. (Dj)



