JATIMMADIUN

Tingkatkan Kreativitas Dan Inovasi, DLH Kabupaten Madiun Ajarkan Santri Olah Sampah Jadi Reusable Pads

MADIUN, BIDIKNASIONAL.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) untuk menjaga lingkungan dari pencemaran sampah terus gencar dilakukannya.

Terbukti, dengan diadakannya pelatihan pada santri dari Pondok Pesantren di Kabupaten Madiun untuk membuat pembalut wanita ramah lingkungan atau Reusable Pads, yang di gelar pada Rabu (26/11/2025) lalu, bertempat di Workshop Balai Latihan Kerja (BLK) Madiun.

Pelatihan ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dan inovasi pada masyarakat dalam pengolahan sampah, sekaligus bisa mengurangi pencemaran lingkungan, kata Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi.

“Bahan yang digunakan untuk membuat Reusable Pads dari kain, sehingga dapat digunakan berulang kali, cukup dicuci, setrika dan bisa dipakai lagi. Dengan demikian selain ramah lingkungan, pembalut ini juga minim pencemaran karena tidak langsung dibuang setelah digunakan”, jelasnya.

Sedang, untuk pembalut sekali pakai berdampak buruk terhadap lingkungan. Sampah jenis ini mengandung bahan kimia dan mikroplastik yang memerlukan waktu ratusan tahun untuk dapat terurai dalam tanah.

“Jika tidak dikelola dengan baik, berdampak buruk pada lingkungan. Dapat mencemari tanah, air dan menghasilkan gas metana penyebab pemanasan global, bila sampai laut akan mencemari pantai dan membahayakan ekosistem serta hewan perairan”, paparnya.

Selain itu, pembalut sekali pakai juga berisiko bagi kesehatan penggunanya. “Bahan kimia didalamnya menyebabkan iritasi dan infeksi pada organ reproduksi serta berdampak pada berbagai kesehatan wanita seperti infertil, imunitas dan kanker ovrium/serviks. Untuk mengatasi permasalahan ini cukup Reusable Pads solusinya, juga bisa mengurangi pencemaran dan sampah di lingkungan,” imbuhnya.

Pelatihan menyasar di Pondok Pesantren, merupakan upaya dini memperkenalkan inovasi dan kreativitas pengelolaan sampah serta menjaga kesehatan reproduksi dikalangan remaja putri.

“Diharapkan para santri turut mendukung gerakan pengurangan sampah plastik dan hidup lebih sehat, serta inovasi Reusable Pads ini bisa diterapkan secara luas di pondok pesantren dan masyarakat umum. Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari misi Bupati Madiun, mewujudkan Kabupaten Madiun BERSAHAJA. Dengan mewujudkan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan dan pelaksanaan program prioritas yakni pengolahan sampah dan pengendalian pencemaran serta kerusakan lingkungan hidup di Kabupaten Madiun”, pungkas Kadin. (Bas)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button