
dr. Yessy Primanda Sari, Sp.M. Dokter Spesialis Mata RSUD dr. Sayidiman Magetan (Foto: Ashar)
MAGETAN, BIDIKNASIONAL.com – Pelayanan Kesehatan Mata di RSUD dr. Sayidiman Magetan ditangani oleh dr. Yessy Primanda Sari, Sp.M. Dokter Spesialis Mata yang melayani pasien berobat untuk penyembuhan penyakit mata salah satunya KATARAK.
dr Yessy menjelaskan, bahwa tanda-tanda awal sesorang terkena penyakit Katarak pada saat memandang sinar lampu kendaraan atau sinar matahari dengan arah yang berlawanan, maka pandangan/ penglihatan mata tampak silau dan bisa juga agak kabur hingga tidak bisa bisa melihat benda apa yang di depan mata.
Penyakit Katarak yang menyerang mata manusia itu bersifat alami berdasarkan faktor usia atau kesehatan seseorang yang tidak bisa dihindari bagaikan tumbuhnya uban rambut di kepala.
“Penyakit mata salah satunya yaitu Katarak banyak menyerang manusia baik di dalam negeri maupun di luar negeri dan penanganan pasien penyakit Katarak yang bisa menyebabkan kebutaan berupa Treatment, Terapy dan operasi,” kata dr Yessy. .
“Kita melakukan edukasi kepada pasien katarak jangan sampai terlambat datang untuk berobat sebelum terjadi kebutaan. Kami pun selalu berusaha agar Magetan bebas Katarak dengan Teknologi PHACOEMUL SIFIKASI yang sudah ada di RSUD Dr Sayidiman Magetan,” ucapnya.
Lanjut dr Yessy, RSUD Dr Sayidiman telah memberikan pelayanan mata khususnya Penyakit Katarak dengan sistem manual dan atau dengan system Teknologi Pcoemul Sifikasi yang dapat di akses dengan menggunakan BPJS dan pasien tidak perlu sampai menginap/opname di rumah sakit.
Pasien datang dengan one dicare lalu dilakukan pemeriksaan dan kemudian penjadwalan operasi dan bila sudah operasi, pasien pun langsung bisa pulang.
Di akhir dr Yessy menyampaikan, tidak serta merta pasien katarak langsung dioperasi melainkan dilakukan pemeriksaan menyeluruh di bagian kornea mata depan dan belakang terkait retina dengan peralatan canggih yang ada di RS Sayidiman.
“Hasil pemeriksaan ditemukan penyakit-penyakit lain selain katarak bila itu ada maka akan kami sampaikan dan edukasi kepada pasien apa yang resiko-resiko yang bisa terjadi baik itu baik penglihatan normal, menurun dan buta sesudah di operasi. Rumah sakit pun telah menyediakan sebelum informconsen yang berupa penjelasan-penjelasan terkait hasil periksaan penyakit Katarak dan penyakit yang ada selain katarak beserta resiko-resiko yang bisa timbul setelah operasi bisa berakibat penglihatan normal, menurun dan kebutaan bila dioperasi dan bila pasien sudah setuju maka pihak rumah sakit bisa melakukan operasi,” pungkasnya. (Ashar)



