
H. Mohammad Sonhaji, S.Sos, atau yang biasa dipanggil Gus Son (Foto: Subhan Arif)
GRESIK, BIDIKNASIONAL.com – Senantiasa pitutur jawa terlontarkan dan bahkan selalu menghiasi percakapan. Awal bulan Desember Tahun 2025 diruang kerjanya, H. Mohammad Sonhaji, S.Sos, atau yang biasa dipanggil Gus Son.
Gus Son, Kepala Desa (Kades) Surowiti Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik, yang juga sebagai pemangku Padepokan Alam Tunggal. Akrab, boleh dibilang demikian hubungan dengan awak media Cetak & Online Bidik Nasional/BIDIKNASIONAL.com.
Teringat kata Imam Syafi’i, bahwa dua prihal di alam kehidupan dunia ini yang paling berharga dan paling tidak berharga, yaitu nasihat.
Berharap oleh-oleh dari pada beliaunya Gus Son, yaitu yang berupa sebuah petuah nasihat Jawa dan dapat disajikan ketengah-tengah publik sebagai karya jurnalistik, dalam rangka melengkapi keberagaman budaya bangsa.
Ning, atau hati yang tenang, sebagai respon dalam menyikapi apapun program dan kebijakan pemerintah pusat, menjadi awal percakapan.
“Neng, diam dan sentiasa instropeksi diri, serta mengamati terlebih memahami situasi dan keadaan yang sedang berjalan atau berlangsung,” tutur Gus Son.
“Nong, jangan sampai terlepas hati dalam mengingat Kuasa-NYA yang dibarengi dengan senantiasa mengagungkan Kehendak-NYA,” tegas Gus Son.
”Nang, maka kemenangan atau kewenangan dapat diraih dan teraih sebagai hasil dan amanat yang dipercayakan dari-NYA,” pungkasnya.
Sebagai informasi, H. Mohammad Sonhaji, S.Sos, adalah seorang pewaris kitab dari Kanjeng Sunan Kalijaga. (Bersambung pada artikel berikutnya/Subhan Arif)



