
Secara simbolis Walikota Mojokerto Serahkan SK.P3K (Ist/BN)
KOTA MOJOKERTO, BIDIKNASIONAL.com -Walikota Mojokerto selaku kepala Pemerintahan Kota ( Pemkot ) Mojokerto Hj.Ika Puspitari yang bisa di sapa Ning Ita menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu kepada 1.119 tenaga Non ASN di lingkungan Pemkot Mojokerto. Penyerahan secara simbolis oleh Wali Kota Mojokerto Ning Ita berlangsung saat apel pagi di halaman parkir GOR Seni Mojopahit, Kamis (11/12).
Walikota dalam amanatnya menyampaikan agar momentum ini dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan dedikasi dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Syukur alhamdulillah, pagi ini kita bisa hadir dalam suasana yang sejuk untuk mengikuti apel penyerahan petikan SK P3K Paruh Waktu. Kehadiran bapak Ibu semua diharapkan mampu memperkuat struktur pemerintahan sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan secara prima, efektif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” terangnya.
Lebih lanjut, walikota menyampaikan bahwa, penyerahan SK ini bukan sekadar pengangkatan status kepegawaian, namun amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Jadikan SK ini sebagai motivasi dan wujud rasa syukur. Bersyukurlah dengan berkomitmen memberikan yang terbaik untuk pemerintah Kota Mojokerto dan menyukseskan seluruh program pembangunan yang telah dirumuskan,” katanya.
Ning Ita juga mengajak seluruh P3K paruh waktu untuk menjaga loyalitas serta integritas dalam bekerja. Ia mengingatkan bahwa meski berstatus P3K paruh waktu, seluruh pegawai tetap terikat pada regulasi kepegawaian dan wajib menjaga disiplin.
“Jangan salah menerjemahkan status P3K Paruh Waktu. Karena justru setelah menerima SK, Bapak Ibu terikat dengan aturan kepegawaian yang berlaku. Jaga perilaku, pahami regulasi, dan hindari hal-hal yang melanggar kedisiplinan,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Ning Ita berharap PPPK Paruh waktu yang baru saja menerima SK dan menjadi bagian keluarga besar Pemkot Mojokerto dapat menjaga kekompakan, harmonisasi, dan suasana kerja yang kondusif demi pencapaian target-target pembangunan daerah.
“Sekecil apa pun jabatan Bapak Ibu, jika dijalankan dengan integritas, loyalitas, dan sepenuh hati, akan memberi makna luar biasa dan membawa manfaat bagi Kota Mojokerto tercinta,” pungkasya. (husnan)



