
KAB. GARUT, BIDIKNASIONAL.com – Anggota MPR RI yang juga anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Muhammad Hoerudin Amin, S.Ag., MH menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan terkait soal Pancasila, UUD 1945, NKRI serta Bhineka Tunggal Ika.
Kegiatan sebagai media Sosialisasi Dapil (Sosdap) MPR RI tersebut diselenggarakan, yang diselenggarakan di Cibatu Kabupaten Garut, Sabtu 13 Desember 2025 (pagi)
Pada kesempatan itu, dikatakan Hoerudin bahwa gotong royong adalah sebuah konsep yang sangat penting dalam budaya Indonesia, yang berarti bekerja sama dan saling membantu untuk mencapai tujuan bersama.
“Dalam konteks berbangsa dan bernegara, gotong royong dapat diartikan sebagai semangat untuk bekerja sama dan saling membantu dalam membangun dan memajukan negara,” jelasnya dihadapan para peserta sosialisasi.
Lebih jauh, Hoerudin yang merupakan anggota Komisi X itu menerangkan bentuk dan sikap gotong royong dalam berbangsa dan bernegara.
Dijelaskannya, gotong royong yakni dapat membangun kesadaran nasional serta dapat pula meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Gotong royong dapat membantu membangun kesadaran nasional dan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Dari gotong royong pula dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pengambilan keputusan,” urainya.
Disamping itu, lanjutnya, gotong royong juga dapat meningkatkan solidaritas begitu juga dapat membangun ekonomi.
“Gotong royong dapat meningkatkan solidaritas dan rasa saling percaya antar warga negara. Dan gotong royong dapat membantu membangun ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Karenanya terkait gotong royong tersebut, dinilai anggota legislator PAN selaras dengan spirit berbangsa dan bernegara juga dalam empat pilar kebangsaan.
“Kita ketahui, bahwa gotong royong adalah salah satu nilai yang terkandung dalam Pancasila, yaitu sila ke-3 yakni Persatuan Indonesia. Dari kacamata Bhinneka Tunggal Ika, gotong royong dapat membantu memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, meskipun kita berbeda-beda. Begitupun pada ranah demokrasi, gotong royong dapat membantu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi,” kata Hoerudin.
Prinsip gotong royong merupakan prinsip keaadilan sosial. Sebab, sambungnya, gotong royong dapat membantu meningkatkan keadilan sosial dan mengurangi kesenjangan sosial.
“Dengan demikian, gotong royong adalah sebuah konsep yang sangat penting dalam berbangsa dan bernegara, karena dapat membantu membangun kesadaran nasional, meningkatkan partisipasi masyarakat, meningkatkan solidaritas, dan membangun ekonomi,” pungkasnya. (Zaen)

