Realisasi Program Rehabilitasi Jaringan Irigasi Dilaksanakan, Warga Dusun Sindangjaya: Air ke Sawah Lebih Lancar

PANGANDARAN, BIDIKNASIONAL.com – Program Optimasi Lahan Non Rawa melalui Rehabilitasi Jaringan Irigasi terus digencarkan guna mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. Salah satu realisasi program tersebut dilaksanakan di Dusun Sindangjaya, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, melalui pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi oleh Kelompok Tani Ujek Sari Mukti.
Kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi ini mencakup pembangunan saluran pertanian dengan panjang mencapai 523 meter. Program ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 yang disalurkan melalui Dinas Pertanian (Distan) dan saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.
Saluran tersebut berfungsi untuk memperlancar distribusi air ke area persawahan yang selama ini sangat bergantung pada kondisi cuaca dan curah hujan. Dengan adanya perbaikan jaringan irigasi ini, lahan pertanian non rawa di wilayah tersebut kini dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Program optimasi lahan non rawa ini dinilai sangat penting, mengingat sebagian besar lahan pertanian di Kecamatan Mangunjaya merupakan sawah tadah hujan. Rehabilitasi jaringan irigasi menjadi solusi strategis untuk mengatasi keterbatasan air, terutama saat musim kemarau, sehingga petani tetap dapat melakukan aktivitas tanam dan menjaga stabilitas hasil produksi pertanian.
Warga setempat menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Enuh, warga Dusun Sindangjaya RT 22 RW 05, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan petani.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya rehabilitasi saluran irigasi ini. Air ke sawah sekarang lebih lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah merealisasikan pembangunan ini. Mudah-mudahan hasil panen kami ke depan semakin meningkat,” ujar Enuh.
Ia menambahkan, sebelum adanya rehabilitasi, para petani kerap mengalami kesulitan air yang berdampak pada menurunnya hasil panen. Dengan kondisi saluran yang kini lebih baik, para petani berharap dapat meningkatkan intensitas tanam serta mengurangi risiko gagal panen.
Ketua Kelompok Tani Ujek Sari Mukti menyampaikan bahwa rehabilitasi jaringan irigasi ini merupakan kebutuhan mendesak bagi petani di Dusun Sindangjaya. Menurutnya, optimalisasi lahan non rawa tidak akan berjalan maksimal tanpa didukung infrastruktur irigasi yang memadai.
“Saluran irigasi adalah urat nadi pertanian. Dengan diperbaikinya jaringan irigasi ini, kami optimistis lahan pertanian dapat dimanfaatkan lebih optimal dan hasil produksi bisa meningkat,” ujarnya.
Melalui program optimasi lahan non rawa dan rehabilitasi jaringan irigasi ini, diharapkan ketahanan pangan di tingkat desa hingga kabupaten dapat terus terjaga. Pemerintah juga berharap program serupa dapat berkelanjutan dan menjangkau wilayah pertanian lainnya di Kabupaten Pangandaran, sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat dan sektor pertanian tetap menjadi penopang utama perekonomian masyarakat pedesaan. (Asep sujana)

