Kadis Perikanan Banyuwangi: Nelayan Jaga Kawasan Wisata Pesisir, Pastikan Ketersediaan Ikan Aman Selama Nataru

BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com – Dalam rangka menghadapi libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis guna mendukung kelancaran aktivitas wisata pesisir sekaligus menjamin ketersediaan dan keamanan pangan ikan bagi masyarakat.
Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Banyuwangi menyampaikan bahwa Dinas Perikanan telah melakukan himbauan dan pembinaan kepada kelompok-kelompok masyarakat nelayan, khususnya Kelompok Usaha Bersama (KUB) serta kelompok nelayan yang berada di kawasan wisata pesisir yang dikelola oleh Kelompok Nelayan (KUB) maupun Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) di sepanjang wilayah pesisir Kabupaten Banyuwangi.
“Banyuwangi memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 175,8 kilometer, yang merupakan potensi besar sekaligus tanggung jawab bersama. Oleh karena itu kami menghimbau seluruh kelompok nelayan untuk ikut menjaga keamanan, kebersihan, ketertiban, serta keindahan kawasan pesisir, terutama di lokasi-lokasi wisata pantai,” jelas Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi Suryono Bintang, S kepada bidiknasional.com, Rabu (17/12/2025).
Menurutnya, pengelolaan kawasan wisata pantai oleh kelompok nelayan menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan. Nelayan diharapkan mampu berperan aktif dalam menjaga wilayah pesisir agar tetap bebas dari sampah, baik sampah laut maupun sampah aktivitas wisata, serta menjaga vegetasi tanaman pantai seperti cemara laut dan mangrove agar tetap terawat.
“Kawasan pantai yang bersih, tertata, aman, dan asri akan memberikan kesan positif bagi pengunjung. Harapannya wisatawan merasa nyaman, betah, dan tertarik untuk datang kembali ke Banyuwangi,” jelasnya.
Selain itu, Dinas Perikanan juga mendorong kelompok nelayan untuk ikut menjaga ketertiban aktivitas wisata, termasuk pengaturan area tambat perahu, aktivitas penangkapan ikan, serta pelayanan wisata berbasis masyarakat agar berjalan selaras dengan sektor pariwisata daerah.
Jamin Ketersediaan Ikan dan Stabilitas Harga Jelang Tahun Baru
Lebih lanjut, Kepala Dinas Perikanan menjelaskan bahwa menjelang perayaan Tahun Baru, terdapat budaya masyarakat yang sudah mengakar, yaitu berkumpul bersama keluarga, kerabat, dan tetangga untuk melakukan kegiatan makan bersama, termasuk bakar-bakar ikan dan konsumsi hasil perikanan lainnya.
Untuk itu, Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi melakukan berbagai upaya guna memastikan ketersediaan pasokan ikan tetap aman dan mencukupi, serta harga ikan tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
“Kami tidak ingin terjadi lonjakan harga ikan saat malam Tahun Baru. Oleh karena itu, Dinas Perikanan melakukan operasi pasar dengan memanfaatkan stok ikan yang tersedia di pabrik-pabrik pendingin (cold storage) untuk kemudian didistribusikan ke pasar-pasar tradisional,” ungkapnya.
Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat memperoleh ikan dengan harga yang wajar dan kualitas yang baik, sekaligus menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan selama momen peningkatan konsumsi ikan.
Pengawasan Mutu dan Keamanan Ikan di Pasar Tradisional
Selain menjamin ketersediaan dan harga, Dinas Perikanan juga melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas ikan yang dipasarkan di pasar-pasar tradisional. Petugas melakukan pengecekan secara langsung untuk memastikan ikan yang dijual aman dikonsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya, seperti formalin atau zat kimia berbahaya lainnya.
“Kami secara rutin melakukan pembinaan dan pengawasan, baik kepada perusahaan pengolahan dan penyimpanan ikan maupun kepada pelaku pemasaran hasil perikanan. Hal ini penting untuk melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga kepercayaan konsumen terhadap produk perikanan Banyuwangi,” tandasnya.
Dengan rangkaian langkah tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi berharap pelaksanaan libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif, baik dari sisi pariwisata pesisir maupun ketersediaan pangan ikan yang sehat, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. (Dj)



