
BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo menyerahkan penghargaan bintang tiga kepada Rumah Sakit Pusura Candi (ist/BN)
SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo berikan penghargaan bintang tiga kepada Rumah Sakit Pusura Candi berkat komintmennya dalam mengimplementasikan digitalisasi layanan. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib mengatakan bahwa seluruh fasilitas kesehatan mitra di Kabupaten Sidoarjo sudah mendukung penuh dalam penerapan transformasi digital ini, salah satunya adalah RSU Pusura Candi.
‘Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kerja keras seluruh tim yang terlibat di rumah sakit Pusura Candi. Hal ini tentunya untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan JKN yang efektif dan efisien sesuai dengan amanah Undang – Undang yang berlaku. Penganugerahan ini juga tidak terlepas dari peran rumah sakit dalam mengimplementasikan transformasi digital yang sudah pasti dapat mempermudah peserta dalam mendapakan pelayanan kesehatan,” ujarnya di kegiatan penyerahan penghargaan pada selasa (16/12) di RS Pusura Candi Sidoarjo.
Untuk capaian yang diraih, RS Pusura Candi sudah meraih angka digitalisasi yang baik dalam setiap objek penerapannya. Sehingga Munaqib berpesan agar angka tersebut bisa dipertahankan dan bisa lebih baik lagi dalam pencapaiannya. Selain itu, terkait janji layanan yang telah disepakati oleh seluruh fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, pihaknya berharap agar RS Pusura Candi dapat terus menjaga komitmennya sebagai bentuk dan sinergi bersama terkait pemberian pelayanan kesehatan kepada peserta JKN.
”Data kami menunjukkan bahwa RS Pusura Candi sebagai salah satu dari rumah sakit di Kabupaten Sidoarjo yang memiliki komitmen tinggi. RS Pusura Candi juga sudah menunjukkan performa yang baik dalam implementasi transfrormasi digital. Sampai dengan bulan November 2025, capaian antrean online di rumah sakit Pusura Candi yaitu 89,01% serta telah mengimplementasikan finger print dan Face Recognition Integrated System Hospital (FRISTA). Dengan capaian tersebut, tentu kami harapkan agar rumah sakit tidak berpuas diri dan bisa terus berkembang sesuai dengan tahapan digitalisasi layanan sehingga pemberian pelayanan JKN akan lebih optimal, efektif dan efisien.
Diwaktu yang sama, Direktur RS Pusura Candi Sidoarjo, Agus Setia Budi mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas pengharagaan yang sudah diberikan. Menurutnya, penghargaan ini akan menjadi pemantik semamngat dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat tanpa diskriminasi.
“Terima kasih banyak atas apresiasi yang sudah diberikan. Penghargaan ini merupakan suatu kehormatan bagi kami. Ini juga merupakan sebuah upaya dan dedikasi dari semua elemen yang ada di rumah sakit kami dalam pelaksanaan program JKN. Kami juga tidak membeda-bedakan antara pasein JKN dengan pasien penjamin lainnya, karena semuanya sama,” ucapnya.
Menurutnya, JKN ini menjadi plilat urama dalam pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat. Pihaknya akan terus memberikan pelayanan yang terbaik dengan inovasi-inovasi yang dikembangkan agar peserta bisa semakin mudah dalam mengkases layanan kesehatan.
“Semoga penghargaan ini menjadi motviasi dan semangat dalam berinovasi demi memudahkan peserta dalam mengkases layanan kesehatan. Dengan adanya digitalisasi ini, semuanya bisa mudah, cepat dan setara. Saya juga mengapresiasi transformasi digital yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan ini, pokoknya sangat luar biasa sekali,” jelasnya.
Diakhir, ia berharap bahwa implementasi transformasi digital di rumah sakitnya bisa terus berkembang dan dapat meraih penghargaan bintang tujuh. Hal tersebut tentunya membutuhkan komitmen dan sinergitas dari berbagai pihak.
“Kita perlahan dan bertahap dalam transformasi digital ini, sampai pada akhirnya bisa meraih penghargaan bintang tujuh. Semuanya perlu proses dan kerja sama yang baik dari semua pihak,” tutupnya.



