JATIMSURABAYA

Audiensi dengan BPBD Jatim, Tim BKOW Rintis Kolaborasi Penguatan Kapasitas Kebencanaan di Kalangan Ibu-ibu

Pengurus BKOW saat melakukan audensi di kantor BPBD Jatim dan diterima oleh Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto (foto: dji/bidiknasional.com)

SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Maraknya kejadian bencana seiring berlangsungnya cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir, ternyata juga menarik perhatian ibu-ibu yang bergabung dalam Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Jatim.

Itu setidaknya terlihat dari ungkapan perwakilan Tim BKOW Jatim saat melakukan audiensi dengan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto di Ruang Rapat Pusdalops BPBD Jatim, Selasa (23/12).

Karenanya, Tim BKOW Jatim juga berkeinginan untuk merintis kolaborasi dengan BPBD Jatim dalam upaya penguatan kapasitas kebencanaan di lingkungan anggota organisasi BKOW Jatim.

“Kami di BKOW ini memiliki 52 anggota yang terdiri dari organisasi-organisasi kewanitaan di Jatim. Kami berharap ada penguatan kapasitas bagi ibu-ibu di Jatim terkait penanggulangan bencana yang marak terjadi saat ini,” ujar Ketua III BKOW Jatim, Lulu Zain dalam audiensi ini.

Hadir juga dalam pertemuan ini, Bendahara Umum BKOW Jatim Ety Mariana, Ketua Bidang Sosial & Lingkungan Hidup Ratna Eni, dan Diana Susanti.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto yang menerima langsung Tim BKOW Jatim dengan didampingi Ketua Tim Pencegahan Dadang Iqwandy, mengaku sangat senang dengan antusiasme ibu-ibu BKOW Jatim yang ini meningkatan kapasitas kebencanaannya.

“Keinginan ibu-ibu adalah harapan bagi kami. Karena pengenalan kebencanaan ini memang harus disampaikan ke semua kalangan,” ujarnya.

Ia pun kemudian mengenalkan berbagai sarana pendidikan kebencanaan yang ada di area Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim.

Usai melakukan sharing kebencanaan, Tim BKOW Jatim juga berkesempatan mengunjungi Tenda Pendidikan Bencana dan mencoba simulator gempa yang ada di area Taman Edukasi Bencana.

Tim BKOW Jatim pun menyampaikan terima kasih atas respons baik Tim BPBD Jatim. “Kami berharap, kolaborasi bisa berlanjut dengan kegiatan sosialisasi kebencanaan di tahun 2026 mendatang,” harapnya. (dji)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button