
CIAMIS, BIDIKNASIONAL.com – Program Optimasi Lahan Non Rawa (OPLAH) berupa pembangunan jaringan irigasi tersier terus digulirkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Salah satu realisasinya berada di Desa Kertajaya, Dusun Padaemut, kecamatan Lakbok kab Ciamis ,dengan panjang pekerjaan mencapai 182 meter.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok Karyatani dengan ketua Kartim, bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025 melalui Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis.
Pembangunan saluran irigasi tersebut bertujuan untuk memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, meningkatkan intensitas tanam, serta menjaga produktivitas hasil pertanian masyarakat.
Ketua Kelompok Karyatani, Kartim, menyampaikan bahwa keberadaan jaringan irigasi tersier ini sangat membantu petani dalam mengatasi kendala kekurangan air, terutama pada musim kemarau , selain itu kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah desa dan DISTAN kab Ciamis yang telah merealisasikan pembangunan sier tersebut.
Sementara di dusun pa emut kelompok Pasungsari ketua Yusup Efendi ketua koordinator Hasan panjang pekerjaan 585 meter dua spot ,spot pertama 241 dan spit kedua 345 meter barjalan lancar sesuai target.
Dengan suplai air yang lebih stabil, petani diharapkan mampu meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan.
Salah satu warga Dusun Padaemut, Edi, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas terealisasinya program tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Irigasi ini sangat penting bagi petani dan menjadi penopang utama dalam menjaga ketahanan pangan di desa kami,” ungkapnya.
Melalui program Optimasi Lahan Non Rawa ini, pemerintah berharap sektor pertanian di wilayah pedesaan semakin kuat, produktif, dan mampu menjadi penyangga ketahanan pangan daerah maupun nasional. (Asep sujana)

