BANYUWANGIJATIM

Hati-hati! Kondisi Terkini Jembatan Alasbuluh Wongsorejo Ambrol

Ketua LSM KOBRA Banyuwangi Desak Kementerian PUPR dan BBPJN Segera Bertindak

Jembatan Alasbuluh di Kecamatan Wongsorejo dilaporkan mengalami kerusakan serius pada bagian pondasi badan jembatan sisi timur bagian selatan tampak ambrol (Foto: Srpt/Sgg/BN)

BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com –  Memasuki awal tahun 2026, kondisi infrastruktur di jalur pantura Banyuwangi menjadi sorotan. Jembatan Alasbuluh yang berlokasi di Kecamatan Wongsorejo dilaporkan mengalami kerusakan serius pada bagian pondasi badan jembatan sisi timur bagian selatan yang tampak ambrol.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi pengendara mobil maupun sepeda motor yang melintas, baik dari arah Situbondo (utara) menuju Banyuwangi (selatan) maupun sebaliknya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC LSM KOBRA (Komando Bersama Rakyat)  Banyuwangi, Daud Djoni, WD, memberikan pernyataan tegas agar instansi terkait segera turun tangan sebelum memakan korban jiwa.

“Berdasarkan informasi yang kami terima di lapangan, pondasi badan jembatan di Alasbuluh Wongsorejo ambrol di bagian selatan sisi timur. Kami menghimbau seluruh pengguna jalan untuk sangat berhati-hati, terutama saat melintas pada malam hari dan dalam kondisi cuaca hujan,” ujar Daud Djoni pada Minggu siang (11/1/2026).

Djoni menduga ambrolnya bagian jembatan tersebut disebabkan oleh gerusan air hujan yang cukup deras belakangan ini. Ia pun mendesak kementerian terkait untuk segera melakukan langkah perbaikan darurat.

“Kami meminta Kementerian PUPR segera berkoordinasi dengan perhubungan darat. Khususnya kepada Kepala BBPJN Jatim-Bali beserta jajarannya untuk segera melakukan perbaikan pada pondasi jembatan yang rusak tersebut,” tegasnya.

Selain perbaikan permanen, LSM KOBRA juga menyoroti pentingnya penanda keamanan di sekitar lokasi titik kerusakan.

“Di pinggir jalan sekitar lokasi harus segera diberikan tanda rambu-rambu petunjuk atau traffic cone. Hal ini penting agar pengendara waspada dari kejauhan saat melintas di Jembatan Alasbuluh,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pantauan di lokasi menunjukkan arus lalu lintas masih berjalan lancar, namun kendaraan terpaksa mengurangi kecepatan (pelan-pelan) saat melintasi area jembatan. Masyarakat juga dihimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG mengingat cuaca di awal tahun 2026 yang tidak menentu.

“Keselamatan di jalan adalah yang utama. Kami berharap pemerintah pusat maupun provinsi melalui BBPJN segera merespons demi kelancaran logistik dan keselamatan masyarakat,” pungkas Djoni. (Srpt/Sgg)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button