
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang gelar Workshop Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) bagi guru SMP tahun 2026 (ist)
JOMBANG, BIDIKNASIONAL.com – Workshop pembelajaran mendalam ( Deep Learning) bagi guru bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik dalam merancang pembelajaran bermakna Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar Workshop Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) bagi guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2026. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Disdikbud Kabupaten Jombang, Abdul Majid, pada Senin pagi (9/2/2026) di Aula Tut Wuri Handayani, Gedung PGRI Kabupaten Jombang.
Sesuai jadwal, Workshop ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Februari 2026. Selain dipusatkan di Gedung PGRI, rangkaian kegiatan juga dilaksanakan di Gedung Kesenian Jombang sebagai lokasi kedua.
Pada sambutannya, Abdul Majid menegaskan bahwa peran guru tidak hanya sebatas menyampaikan materi pelajaran, tetapi memiliki tanggung jawab yang jauh lebih luas. Ia mengingatkan kembali tugas utama guru sebagaimana amanat Undang-undang Guru dan Dosen, yakni mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Melalui pendekatan pembelajaran mendalam, guru diharapkan mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan berpikir kritis, serta kesiapan menghadapi tantangan global,” ungkapnya.
Selanjutnya dikatakan bahwa, untuk menyoroti pentingnya penerapan enam kompetensi global dalam pembelajaran mendalam, yang menjadi landasan penguatan kualitas pendidikan di era transformasi saat ini. Kompetensi tersebut mencakup kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, karakter, serta kewargaan global. Menurutnya, pendekatan ini mendorong pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.
Pada acara Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber dari pengawas sekolah. Salah satu narasumber yang turut memberikan materi adalah Abdulloh Syifa, Pengawas SMP Disdikbud Jombang. Dalam sesi pemaparannya, ia menekankan pentingnya perubahan paradigma pembelajaran dari sekadar transfer pengetahuan menjadi proses pendalaman konsep, pemecahan masalah nyata, dan refleksi berkelanjutan.
Selain itu Kegiatan tersebut telah diikuti oleh guru-guru SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Jombang. Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi konseptual, praktik penyusunan perangkat ajar berbasis pembelajaran mendalam, serta sesi diskusi dan refleksi.
Agar diketahui, bahwa workshop tersebut , diselenggarakan oleh Disdikbud Jombang agar para guru mampu mengimplementasikan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di abad ke-21, sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Jombang secara berkelanjutan. Pada dasarnya Workshop adalah untuk meningkatkan ketrampilan, pengetahuan, serta memecahkan masalah bersama melalui praktik langsung (hands- on), seringkali dipandu oleh ahli, berbeda dengan seminar yang pasif. (Tok)



