
Perwakilan pengunjuk rasa dan perumahan lafest bersama Kapolsek Taman (Foto: Osy/yah)
SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – Perumahan Lafest digeruduk massa dari LSM FPMI, MADAS dan ratusan masyarakat sekitar dikarenakan diduga telah merugikan warga jalan Sawunggaling Kecamatan Taman Jemundo, Sidoarjo, Sabtu 8 April 2023, Sore hari.
Diketahui, Developer Perumahan Lafest telah dilaporkan oleh pihak warga (Misnawi), imbas dari penutupan akses jalan yang dilakukan oleh pihak perumahan Lafest terhadap masyarakat sekitar.
Pihak dari perusahaan mengajak peserta demo untuk melakukan komunikasi dengan kepala dingin, akhirnya terjadilah mediasi antara warga dan perwakilan perumahan lafest yang di wakili.
Dalam mediasi dihadiri dari pihak Kapolsek Taman beserta jajaran dan Babinsa. Dalam mediasi tersebut terasa sangat sulit titik temunya disebabkan pemilik dari suatu kebijakan perusahaan tidak mau menghadiri dalam forum komunikasi.
Prayoga Asisten Owner menyampaikan pada awak media, dari hasil pertemuan ini akan kami sampaikan ke owner perusahaan, kami masih belum bisa membuka akses jalan ini, kami mengutamakan win win solution dan kami masih mempertimbangkan permintaan dari Pak Misnawi terkait untuk minta di belinya tanah tersebut, sebutnya.
Taufik sebagai pengacara warga menanggapi beberapa pertanyaan dari awak media menyerukan, tolong di buka tanah yang ditutup, ini suara yang kami sampaikan, bahwasanya terkait hak kami yang di bungkam, ada pihak-pihak odigarki, penutupan jalan di tutup oleh pihak perumahan Lafest”.Ujar Pengacara.
“Didalam aksi Demo ini membuahkan hasil suatu kekecewaan yang sangat mendalam dari pihak pendemo, karena belum ada kepastian untuk pembukaan akses jalan yang di tutup oleh perumahan Lafest”. Sambungnya.
“Kami akan tetap selalu mendorong dari pihak korban untuk melakukan suatu laporan ke pihak Polsek maupun ke Kepolresta Sidoarjo sampai ketemu titik temu penyelesaian. Bahkan senin depan ini kalau belum ada titik temu, kami akan demo lanjutan yang lebih besar sampai tidak adanya aktivitas di perumahan Lafest”. Ujarnya.
Laporan: osy/ yah
Editor: Budi Santoso



