MATARAMNTB

Museum NTB Kembali Gelar Festival Museum Desa Pameran Pusaka

● Nuralam: Masing-masing Wisata Desa Harus Punya Situs Museum Desa

MATARAM, BIDIKNASIONAL.com – Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Festival Museum Desa Pameran Pusaka Desa yang kedua kalinya, dalam acara Pujawali Perang Topat, yang bertempat di Pura Lingsar. Minggu 15/12.

Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam, SH, MH mengatakan, adapun rencana setrategis museum yaitu “Kota ku museum ku, Kampungku museum ku”, Kampung ku museum ku salah satu cara untuk mendorong desa-desa agar adanya pelestarian sehingga mempunyai nilai yang ekonomis.

“Jadi, daerah-daerah pariwisata luar negeri internasional museum itu tidak terlepas dengan pariwisata, sehingga budaya itu menjadi syarat dari pariwisata, pariwisata berbasis kebudayaan,” Katanya.

Dikatakan Nuralam, banyak desa-desa wisata yang sudah ditetapkan oleh pemerintah provinsi NTB, sebanyak 99 desa wisata, jika masing-masing desa wisata mempunyai situs museum desa, otomatis pergerakan wisatawan itu bisa menjadi terakomodir di desa.

“Museum memberikan stimulan dalam pameran ini, tidak hanya kita suruh pamer, mereka juga kita ajarkan bagaimana cara mengatur, men display membuat narasi story telling, sehingga kita berikan reward kepada mereka berupa uang pembinaan,” Beber nya.

Nuralam menyampaikan, uang pembinaan yang didapat oleh peserta pameran pusaka desa ini adalah bentuk kerjasama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Kita berikan uang pembinaan kepada pen display yang paling bagus 5 juta, juara dua 4 juta, juara tiga 3 juta, dan harapan satu sampai dengan 3 mendapat 1,5 juta. Jumlah peserta delapan desa, dan tahun ini museum NTB lebih membuat kompleks proses penilaian nya dan uang pembinaannya, maka dari itu Museum menaikan biaya uang pembinaan peserta dari desa-desa,” ungkapnya.

Laporan: Aini

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button