
Penyuluhan Kesehatan, Sambut Pekan Kesadaran Penyakit Jantung Bawaan (Foto: ist)
MATARAM, BIDIKNASIONAL.com – RS Ruslan sambut Pekan Kesadaran Penyakit Jantung Bawaan dengan melakukan penyuluhan kesehatan, kegiatan tersebut diinisiasi oleh dokter spesialis jantung bersama dengan dokter spesialis anak RS Ruslan dan para dokter muda Fakultas Kedokteran UNIZAR, bertempat di Poli Rawat Jalan yang telah berlangsung tadi pagi. Rabu, 12/02/25.
Congenital Heart Disease Awareness Week alias Pekan Kesadaran Penyakit Jantung Bawaan diperingati tanggal 7-14 Februari setiap tahunnya. Kesempatan ini dijadikan pengingat untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang Penyakit Jantung Bawaan (PJB). Tema yang diusung kali ini adalah “Sehatkan Jantung Anak Indonesia, Selamatkan Penerus Bangsa”.
Mengingat pentingnya kesadaran dan juga edukasi literasi akan permasalahan ini maka dr. N.L.P Dian Asriana Putri,Sp.JP., FIHA dan dr. Irizki Tisna Setiowati, Sp. A juga mengingatkan untuk semua pihak terutama orang tua untuk dapat berkolaborasi bersama dalam mendukung gerakan ini, serta peduli terhadap kesehatan jantung anak-anak.
Disampaikan Direktur RS Ruslan dr. Hj.NK.Eka Nurhayati. Penyakit Jantung Bawaan (PJB) bisa terjadi karena resiko genetik atau keturunan PJB, pengaruh infeksi ibu terkait PJB, mengkonsumsi rokok dan alkohol selama hamil, konsumsi obat tertentu selama kehamilan, kondisi ibu selama kehamilan. Kamis 13/02/25.
“Intinya, orangtua perlu memahami tentang pencegahan, deteksi dini, serta penanganannya. Pasalnya, penyakit jantung anak biasanya diakibatkan oleh kelainan jantung bawaan yang kemungkinan terjadi sebelum kelahiran.” Tuturnya.
dr. Eka menilai dengan edukasi, terutama pada orang tua, maka kesadaran dapat ditingkatkan dan masyarakat akan memahami tentang pentingnya kesehatan jantung sejak dini dan risiko penyakit jantung pada anak.
Selain itu, hal itu dapat mendorong pencegahan dan deteksi dini, melalui informasi tentang gejala awal penyakit jantung pada anak dan pentingnya pemeriksaan rutin, serta melalui pengetahuan tentang gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit jantung.
“Sebenarnya edukasi seperti itu dapat membantu mengurangi stigma yang sering dihadapi anak-anak dengan penyakit jantung.” Ungkapnya.
Mengingat banyaknya kasus penyakit jantung bawaan yang terdeteksi terlambat, event Congenital Heart Disease Awareness Week ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan jantung pada anak sejak dini.
Laporan: Aini
Editor: Budi Santoso



