JATIMJOMBANG

Pemkab Jombang Luncurkan Program Pendopo Milik Rakyat, Sejahtera Untuk Semua

JOMBANG, BIDIKNASIONAL.com – Pendopo diambil dari bahasa India “Mandapa”, merupakan warisan budaya yang kaya akan nilai filosofi dan sejarah. Tidak hanya menjadi bagian dari rumah tradisional Jawa, pendopo juga telah diadaptasi dalam berbagai desain rumah modern sebagai ruang terbuka yang menghubungkan manusia dengan alam.

Dalam dunia arsitektur modern, pendopo masih relevan dan terus diadaptasi, menciptakan perpaduan antara tradisi dan gaya hidup modern. Dengan tips membangun yang tepat, pendopo dapat menjadi elemen arsitektur yang fungsional, estetis,dan mendukung kenyamanan hunian. Untuk terkait kepedulian dengan sejarah, selain menjadi simbol keterbukaan dan keharmonisan dengan alam, pendopo memiliki peran penting dalam aktivitas sosial masyarakat sejak zaman dahulu. Sehingga Pemkab Jombang Luncurkan Program Pendopo Milik Rakyat.

Pada program bertajuk “Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua” di Pendopo Kabupaten Jombang. Kegiatan acara tersebut bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jombang.

Pada program ini diinisiasi untuk membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat terhadap Pendopo Kabupaten, yang selama ini dikenal sebagai simbol pemerintahan dan birokrasi, menjadi ruang publik yang inklusif dan edukatif.

Sementara itu , Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo., mewakili Bupati Jombang, menyampaikan bahwa peluncuran program ini menandai komitmen Pemerintah Kabupaten dalam mendekatkan pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat.

“Pendopo kini tidak lagi menjadi ruang eksklusif pemerintahan. Melalui program ini, kami ingin mengubahnya menjadi tempat yang bisa dikenal, dikunjungi, dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda,” tutur Agus Purnomo.

Selanjutnya pada program tersebut juga dirancang untuk menjadi sarana edukasi, di antaranya melalui kegiatan room tour yang memperkenalkan sejarah serta mekanisme kerja pemerintahan daerah secara interaktif. Kegiatan ini disambut antusias oleh para pelajar dari berbagai jenjang, mulai dari RA, TK, SD hingga SMP yang hadir dalam peluncuran.

Dengan diringi lantunan gamelan, para siswa berkesempatan menjelajahi ruang-ruang di Pendopo Kabupaten serta menyaksikan penayangan film budaya lokal dan warisan budaya tak benda khas Jombang.

Sekda juga berharap program ini mampu menumbuhkan rasa memiliki, memperkuat identitas budaya lokal, dan menanamkan kebanggaan terhadap tanah kelahiran di kalangan generasi muda.

“Pendopo ini milik rakyat. Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan pemerintah dan bersama-sama menjaga serta memanfaatkannya untuk kepentingan bersama,” ujar Agus Purnomo.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Jombang menaruh harapan besar agar melalui pendekatan ini, jalinan antara masyarakat dan pemerintah semakin erat, sehingga tercipta sinergi dalam mewujudkan visi “Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua”.

Saat itu juga, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, turut hadir mendampingi Bupati Jombang Warsubi menyambut para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

Laporan: Tok

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button