BLITARJATIM

15 KPM Terima BLT DD Desa Karanggayam Blitar

Satu dari 15 KPM menerima uang Rp.300.000,- (Foto: Sastro BN)

BLITAR, BIDIKNASIONAL.com – Sebanyak 15 Kelompok Penerima Manfaat di desa Karanggayam Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar hari ini Selasa (25/5) mendapat undangan untuk mengambil jatah BLT DD dari pemerintah desa Karanggayam.

Menurut kepala desa Karanggayam Edy Sarwono ke 15 orang ini dipilih berdasarkan keadaan bahwa mereka sangat tidak mampu dalam memenuhi kebutuhan hidup, hidup sendiri, janda / duda tua, serta mempunyai cacat dalam hidupnya. Oleh karena itu pemetintah desa mempunyai tugas untuk membantu kehidupan mereka. Dengan di bantu oleh saudaranya mereka mendatangi tempat untuk mendapatkan BLT DD.

Edy Sarwono yang terpilih untuk pertama kali sebagai kepala kepada Bidik nasional.com menyatakan bahwa sebelumnya sebanyak 45 orang terpilih sebagai kelompok penerima manfaat. Namun berdasarkan pengamatan dari desa akhirnya terpilih 15 orang sebagai kelompok penerima manfaat. Sedangkan lainnya dialihkan sebagai penerima BLT biasa. Akhirnya semuanya bisa menerima keputusan perangkat desa.

Kepala desa berpesan agar dalam mempergunakan uangnya mereka harus hati-hati.Jangan sampai dipergunakan untuk hal hal yang tidak berguna. Utamakan untuk keperluan yang mendesak seperti untuk makan,keperluan mandi, mencuci dan listrik.”Saya harap ibu-ibu bijak dalam mempergunakan uangnya. Kepada pendamping agar mengarahkan orang tuanya” kata Edy.

Nasehat kepala desa benar benar diterapkan oleh Siti (67 tahun).

Ia benar-benar mengingat pesan tersebut. Bahkan ia mempergunakan uangnya dengan. Ia membeli bahan makanan, keperluan mandi, mencuci dan untuk listrik. Alhamdulillah semua bisa tercukupi. Sebagai orang yang sudah tua ia hanya berharap agar hidupnya dapat lebih baik.

Desa Karanggayam terletak di sebelah selatan kecamatan Srengat kabupaten Blitar. Dengan batas wilayah timur desa Pakisrejo, sebelah selatan desa Purwokerto, sebelah selatan desa Kunir, masyarakat Karanggayam termasuk masyarakat yang subur makmur kehidupannya. Bahkan nama kyai kondang Gus Idam pun turut menghiasi desa Karanggayam. Dengan demikian masyarakatpun secara otomatis juga menjadi agak agamis.

Sekretaris desa Karanggayam Asrori menyatakan masyarakat terbagi dalam beberapa kelompok pekerja seperti pertanian, perdagangan, peternakan serta pertukangan. Namun yang dekat dengan pondok Gus Idam banyak yang bekerja sebagai pedagang. “Ini suatu hal yang lumrah. Sebab Gus Idam karismanya memang luar biasa” kata Asrori. Meskipun demikian masyarakat dapat hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari.

Laporan: Sastro

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button