BLITARJATIM

UPT BLK Kediri Gandeng IKA PMII Gelar Pelatihan Servis Sepeda Motor di Wonodadi Blitar

Pelatihan servis sepeda motor sistem injeksi yang digelar BLK Kediri di Sekretariat IKA PMII Dusun Wonodadi, Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (21/5/2025). Tampak peserta sangat senang dan antusias mengikuti pelatihan (Foto: ist)

BLITAR, BIDIKNASIONAL.com – BLK Kediri melaksanakan pelatihan servis sepeda motor sistem injeksi berlangsung di Sekretariat IKA PMII Dusun Wonodadi, Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (21/5/2025). Peserta pelatihan servis sepeda motor diikuti 16 peserta warga Wonodadi Kabupaten Blitar.

Pelatihan servis sepeda motor sistem injeksi dimulai 29 April hingga 6 Juni 2025, Senen sampai Sabtu aktif masuk waktu pelaksanaan jam 08.00 – 15.00 wib.

Arifin selaku Instruktur Teknik Sepeda Motor (TSM) dari BLK Kediri menyampaikan untuk pelatihan servis sepeda motor bagi peserta dari Wonodadi Blitar diajarkan sesuai 17 unit kompetensi dengan dibekali untuk motor matic bagian cvd dan overfull engine konvensional serta sistem pengapian CDI. “Jadi di luar topik injeksi tetap kita bekali semua peserta di Wonodadi,” ucap Arifin.

Lanjut Arifin selain itu kita bekali pengenalan komponen-kompoen yang ada di sistem injeksi baik genser maupun akuator. Pengenalan cara kerja sistem injeksi dan pengenalan scanner atau diagnostik stolnya untuk motor injeksi.

“Selanjutnya, untuk di Wonodadi kita bekali juga untuk overfull engine konvensional mengenai transmisi, kopling, pengapian, priston, mekanisme katub itu kita ajarkan. Itu yang membedakan pelatihan-pelatihan yang ada di luar,” ujarnya.

Ditambahkan Arifin bahwa kebetulan ini program NPU tapi dibekali uji kompetensi. Jadi ada uji kompetensinya dari BNSP. “Nanti setelah selesai pelatihan selama 35 hari, akan ada uji kompetensi sesuai dengan skema, yaitu servis sepeda motor sistem injeksi 17 unit kompetensi yang diujikan,” imbuhnya.

Arifin menuturkan setelah peserta mendapatkan pelatihan disini untuk peluang kerja ada sekitar 60 persen, ada yang buka bengkel sendiri dan melanjutkan bengkel milik orang tuanya. “Saya berharap anak-anak bisa sukses semua dan tentunya peningkatan ekonomi bisa lebih bagus,” harapnya.

Sementara, salah satu peserta Burhan warga Desa Pikatan Kecamatan Wonodadi Blitar mengaku ikut pelatihan servis sepeda motor disini ingin menambah skillnya. “Dan rencananya ingin mengikuti kegiatan di bengkel untuk menambah ilmunya agar bisa berkembang dan membuka wirausaha sendiri,” ujar Burhan. (adv)

Laporan: red

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button