JATIMSURABAYA

Pelindo Regional 3 Jawa Salurkan 300 Paket Sembako Kepada Yatim Piatu

Berdiri di belakang Daru Yuliyanto Wicaksono (dua dari kanan) foto bersama dengan beberapa anak yatim piatu mewakili ratusan yang lain. (Foto: Ak/BN)

SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Direksi PT.Pelabuhan Indonesia (Persero) di Jakarta menyalurkan sebanyak 12.000 paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada anak yatim piatu, panti asuhan dan anak-anak terlantar terdidik di seluruh Indonesia, namun manajemen Pelindo Regional 3 Jawa di Surabaya mendapatkan jatah 300 paket sembako dan diserahkan kepada pengurus masjid Baitul Hakam, Tanjung Perak untuk dibagikan.

Pembagian sembako dari PT.Pelabuhan Indonesia (Pelindo/Persero) Pusat secara simbolis tersebut dilakukan oleh Daru Yuliyanto Wicaksono, Executive Directur Pelindo Regional 3 Jawa pada Rabu siang (2/7/2025) di halaman masjid Baitul Hakam, Pelabuhan Tg.Perak, Surabaya kepada ratusan anak yatim piatu dan anak-anak terlantar terdidik di bawah pendidikan yayasan Taman Pendidikan Al-Quran Baitul Hakam.

Ustad H.Sudarman, Ketua Takmir Masjid Baitul Hakam mengatakan, pihak PT.Pelindo Pusat menyalurkan sejumlah 12.000 paket sembako kepada anak yatim piatu dan anak terlantar terdidik di seluruh Indonesia dan untuk wilayah Surabaya diserahkan kepada manajemen Pelindo Regional 3 Jawa.

“Masjid Baitul Hakam mendapat amanah sebanyak 300 paket dan berhasil dibagikan semua hari ini, alhamdulillah kami senang anak-anak dapat semua”, ujar mantan direktur keuangan Pelindo III (Persero) di bawah tahun 2021 tersebut pada media ini di kantornya.

Acara yang berjudul “Pelindo Berbagi Sembako Pelindo Day Tahun 2025 itu, menurut Ustad Sudarman, merupakan kegiatan sosial terkait Pelindo Day 2025 yang dilakukan bertepatan pula dengan bulan Muharam, awal tahun baru Islam 1447 Hijriyah.

Pihaknya menerima amanah dari instansi manapun dan perseorangan dalam rangka membagikan sembako untuk membahagiakan anak yatim piatu dan anak-anak terlantar terdidik dalam lingkup masjid Baitul Hakam Pelabuhan Tg.Perak.

Selain itu, Ustad Supardi, Wakil Ketua Takmir Baitul Hakam menyampaikan, bahwa pihaknya sudah empat kali ini mendapat kepercayaan Pelindo untuk membagikan sembako kepada anak yatim piatu. “Yayasan pendidikan Al-quran didirikan pada tahun 2011, sudah 14 tahun ini kami mendidik mereka dengan tekun dan sabar”, kata Ustad Supardi dalam sambutannya.

Daru Yuliyanto Wicaksono, Executive Directur Pelindo Regional 3 Jawa menyerahkan amplop secara simbolis kepada 4 anak yatim piatu disaksikan Ustad H.Sudarman dan Ustad Supardi. (Foto: Ak/BN)

Dikisahkan Supardi, pada awal mendapatkan ratusan anak yatim piatu dan anak-anak terlantar itu pihaknya merasa prihatin melihat mereka di jalanan yang tak diperhatikan orangtuanya. “Kami selidiki tempat tinggalnya, ada yang kos di kamar ukuran 2 meter x 2 meter dihuni 4 anak dan ukuran 2 mtr x 3 mtr dipakai 7 anak. Tempat kos yang sangat tidak layak”, kata Supardi dengan suara rendah.

Setelah pihaknya berhasil melakukan pendekatan secara psikologis kepada anak-anak tersebut, kemudian mereka mau mengikuti pendidikan ke jalan yang baik dan benar. “Kami sedih dan prihatin mendengar cerita mereka. Kemudian kami datangi orangtua mereka masing-masing meskipun tempatnya cukup jauh. Dan orangtuanya merelakan dan menyerahkan kepada kami untuk dididik kepada ajaran agama. Sekarang mereka rajin sholat dan pandai membaca Alquran”, jelas Supardi.

Pihaknya sampai menghabiskan biaya rata-rata Rp 100 juta tiap tahun dalam rangka pendidikan mereka buat beli pakaian seragam dan lain-lain. “Kami menyadari keadaan ekonomi sekarang sedang sulit, tapi kami terus menerima anak-anak untuk belajar sholat dan membaca Alquran secara gratis setiap hari”, papar ustad Supardi.

Laporan: Akariem

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button