GRESIKJATIM

Setia Dampingi Anak Terapi Okupasi dengan JKN

GRESIK, BIDIKNASIONAL.com – 11 tahun sudah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) setia menemani masyarakat Indonesia. Kesetiaan ini sama halnya dengan seorang Ibu Rumah Tangga, Rini Rohmayanti yang sudah 7 tahun setia mengandalkan BPJS Kesehatan sebagai jaminan kesehatan keluarganya. Terlebih karena dirinya juga harus setia mendampingi sang buah hati menjalani perawatan terapi okupasi.

“Alhamdulillah saya diberikan amanah buah hati yang spesial. Sebagai seorang Ibu pasti saya akan mengusahakan yang terbaik untuk buah hati saya yang mengalami gangguan autis. Dari hasil pemeriksaan medis, ternyata anak saya membutuhkan terapi wicara dan terapi okupasi. Begitu tau keduanya bisa dijamin BPJS Kesehatan, saya sangat lega dan bersyukur mengingat terapi ini harus dilaksanakan secara rutin dan dalam jangka waktu yang tidak singkat tentunya,” ujar Rini sapaan akrabnya.

Terapi Okupasi merupakan alternatif pengobatan untuk membantu orang-orang yang kesulitan menjalani kegiatan sehari-hari secara maksimal yang dapat terjadi akibat berbagai faktor, misalnya karena cedera, penyakit, atau bawaan genetika. Terapi okupasi relatif bisa diterapkan pada semua umur yang mengalami keterlambatan tumbuh kembang, pemulihan akibat kecelakaan, atau penurunan kemampuan fisik dan berpikir. Sedangkan terapi wicara merupakan pengobatan untuk mengatasi gangguan bicara dan komunikasi, baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

“Anak saya harus rutin terapi dua kali dalam seminggu. Semua biayanya murni dari BPJS Kesehatan, saya tidak diminta biaya tambahan lain lagi. Sangat bersyukur karena saya sebagai peserta yang dibiayai Pemerintah Daerah, tidak pernah membayar iuran BPJS Kesehatan juga tidak pernah membayar biaya terapi anak yang biayanya pasti tidak murah jika tidak pakai asuransi BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah Pemerintah Daerah (PBPU Pemda) ini juga mengungkapkan alasan setia memilih BPJS Kesehatan sebagai jaminan kesehatan keluarganya yakni karena jaminannya tidak terbatas pada penyakit tertentu melainkan semua bisa dijamin berdasarkan indikasi dokter. Misalnya, dirinya juga dibuat tercengang saat menjalani persalinan tidak perlu mengeluarkan biaya pribadi.

“Saya punya riwayat darah tinggi, dan karena suatu kondisi saya tidak bisa melahirkan di rumah sakit di Gresik sehingga harus dirujuk ke rumah sakit di Surabaya. Saya pikir BPJS Kesehatan tidak bisa menjamin persalinan secara full, pada kenyataannya semua biaya selama saya melahirkan dijamin tanpa terkecuali. Pelayanan dan fasilitas juga sama saja dengan pasien non BPJS Kesehatan, tidak dibedakan sama sekali,” sebut Rini.

Selain persalinan, Ibu 47 tahun ini kerap memanfaatkan BPJS Kesehatan. Termasuk ketiga dirinya harus mengalami musibah kehilangan buah hati kedua saat di kandungan.

“Tidak lama jaraknya dari anak pertama, saya diberikan kepercayaan lagi untuk mengandung anak kedua. Namun hanya bertahan beberapa bulan, saya mengalami keguguran. Untuk mengeluarkan jaringan dari rahimn, harus dilakukan kuret. Beruntungnya saya karena ternyata biaya perawatan kuret termasuk ke dalam jaminan BPJS Kesehatan,” katanya.

Rini mensyukuri dirinya menjadi bagian dari Program JKN yang telah banyak memberikan keuntungan. Ditambah semakin banyaknya inovasi kemudahan layanan yang ditawarkan secara digital yakni Aplikasi Mobile JKN.

“Sekarang akses pelayanan juga cukup lewat smartphone. Melalui Aplikasi Mobile JKN, banyak sekali fitur yang ada, yang sering saya gunakan adalah fitur kartu digital, kemudian pengecekan status keaktifan peserta. Dengan layanan digital seperti ini, artinya BPJS Kesehatan hadir semakin dekat dengan peserta serta akses pelayanan bisa diterima dengan mudah dan cepat,” ungkap Rini.

Rini lantas berharap agar Program JKN dapat terus ada di tengah masyarakat khususnya masyarakat dengan kondisi finansial rendah.

Laporqn: rn/qa/red

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button