Wakil Bupati Banyuwangi : Gotong Royong Kunci Sukses Jaga Persatuan dan Persatuan

Wakil Bupati Banyuwangi, H. Mujiono (Foto: Dj BN)
BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com – Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 80 Tahun, Pemerintah Banyuwangi mengajak seluruh masyarakat di ‘Bumi Blambangan’ menjalin kerukunan, semangat gotong royong, kekompakan, Persatuan dan Kesatuan.
Wakil Bupati Bupati Ir. H. Mujiono, Senin (4/8/2025), terus menguatkan semangat Persatuan dalam mengisi Kemerdekaan di Banyuwangi, yang semakin maju dan berani bersaing dengan Kabupaten lain.
“Keberhasilan pembangunan Banyuwangi tidak akan bisa tercapai seperti sekarang ini. Gotong royong merupakan nilai luhur yang terpenting yang bisa diimplementasikan oleh seluruh masyarakat dan harus terus kita dorong. Kalau nilai ini bisa tumbuh dan terjaga, saya yakin akan menjadi kekuatan bagi rakyat Banyuwangi untuk tetap bersatu dan bisa maju,” ungkapnya.
Ditambahkan, Kabupaten Banyuwangi dapat mensejahterakan masyarakat, murah pangan, sandang dan papan, sehingga dapat membawa keberkahaan demi masyarakat Banyuwangi.
Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati menegaskan, “jangan mudah terprovokasi isu-isu atau informasi yang tidak valid kebenarannya,” tandasnya.
Fokus Pembangunan Infrastuktur
Sementara itu menanggapi soal kemacetan antrian yang selama terjadi di Kabupaten Banyuwangi, Wakil Bupati Mujiono menjelaskan, kegiatan pelebaran jalan dan pembangunan dinding-dinding badan jalan supaya tidak longsor sampai saat ini masih berproses.
“Situasi dan kondisi saat ini Banyuwangi menghadapi cobaan, tantangan, dan barangkali belum bisa menyenangkan ke semua pubilk dan masyarakat. Mohon bersabar, terutama akses mobilitas jalan dari Jember ke Banyuwangi. Pembangunan infrastruktur terus berlangsung, pelebaran jalan dan pembangunan dinding-dinding badan jalan supaya tidak longsor, seperti di Gunung Kumitir atas kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemprov. Jatim. Sementara akses jalan di tutup, target pembangunan dua (2) bulan selesai,” ulasnya.
“Harapan kami pembangunan badan jalan dan pelebaran jalan bisa di percepat, sehingga akses mobilitas jalan bisa di buka kembali. Pengiriman distribusi barang dan jasa bisa aman dan lancar,” pungkasnya.
Laporan: Dj
Editor: Budi Santoso



