
SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Para santri Pondok Tahfidz Ar Rohmah di Jalan Dukuh Setro Surabaya, tidak hanya menekuni hafalan Al-Qur’an, tetapi juga mempelajari berbagai ilmu pengetahuan, termasuk matematika.
Bersama Bunda Roro yang sabar dan penuh semangat, hari ini mereka belajar dengan cara yang istimewa dengan melakukan percobaan langsung untuk membandingkan volume kerucut, bola, dan tabung.
Suasana belajar begitu hidup. Santri mencoba mengisi wadah berbentuk kerucut, bola, dan tabung dengan beras, lalu mengamati perbedaan kapasitasnya.
Menurut Bunda Roro, metode ini menjadi bagian dari pembelajaran mendalam yang berprinsip pada pemahaman konsep secara menyeluruh, keterlibatan aktif, dan mengaitkan teori dengan pengalaman nyata.
“Dengan senyum yang mengembang, para santri menyadari bahwa matematika bukan sekadar angka dan rumus, tetapi juga petualangan seru yang bisa disentuh, dilihat, dan dirasaka,” ungkapnya.
Oleh karena itu, sambung Bunda Roro guru dengan memberikan tambahan pelajaran Matematika untuk para santri di Pondok Tahfidz Ar Rohmah di Jalan Dukuh Setro Surabaya.
“Tujuan mendampingi belajar Matematika ini dilakukan adalah untuk mengembangkan kemampuan berpikir Matematis para santri” ucapnya.
Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pendampingan kepada santri Pondok Tahfidz Ar Rohmah di Jalan Dukuh Setro Surabaya, tentang Matematika yang menyenangkan melalui pembelajaran dan permainan.
Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, maka diketahui bahwa kemampuan Matematika anak dapat dikembangkan dengan menggunakan pembelajaran yang menyenangkan. Hal ini terlihat dari antusiasnya mereka dalam mengikuti setiap kegiatan yang kami berikan, sehingga kemampuan matematis mereka menjadi lebih baik lagi.
Faza, salah satu santri di Pondok Tahfidz Ar Rohmah di Jalan Dukuh Setro Surabaya, mengatakan, “saya senang sekali bisa belajar ilmu matematika meskipun di pondok. Saya senang di pondok karena ilmu pengetahuan yang didapat sangat banyak.”
“Alhamdulillah, saya masih bisa belajar Matematika. Terima kasih banyak atas bimbingan Bunda Roro kepada saya. Kalau ada kesempatan saya bisa belajar lebih saya ingin sekali mendapatkan ilmu pengetahuan lebih banyak lagi,” tandasnya.
Pewarta: Abd. Rosi
Editor: Budi Santoso



