
MAGETAN, BIDIKNASIONAL.com – Rapat Paripurna Khusus DPRD Magetan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden H. Prabowo Subianto dalam menyambut 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia digelar.
Kegiatan dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Komandan Kodim 0804, Kapolres, Kajari, Ketua PN Magetan, para OPD dan Camat se-Kabupaten Magetan pada hari Jum’at (15/08/2025).
Ratno Ketua DPRD Magetan dalam sambutan nya mengatakan, pelaksanaan sidang paripurna khusus ini berdasarkan surat yang masuk tertanggal 12 Agustus 2025 dan pedoman yang ada.
“Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya sekedar peringatan saja akan tetapi semangat patriot nasionalisme yang tetap menyala sehingga tidak akan luntur dalam peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang telah diperjuangkan oleh semangat seluruh rakyat Indonesia dalam meraih kemerdekaan,” ujar Ratno.

Sebelum mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia memberikan sambutan.
Ahmad Muzani Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia menyampaikan berbagai program yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia antara lain Pelayanan Kesehatan secara gratis ke masyarakat agar masyarakat secara dini dengan memeriksakan diri secara dini dapat mencegah dan mengobati penyakit yang ada.
Lanjut Ketua MPR, diadakannya Sekolah Rakyat (SR) diperuntukkan kepada seluruh warga masyarakat yang tidak mampu yang mempunyai anak agar mendapatkan kesempatan dalam mengenyam pendidikan secara gratis.
Dalam sambutannya, Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan persamaan peranan perempuan dari berbagai sektor dalam mengisi kemerdekaan yang mana peranan wanita itu sama dengan peranan pria dan yang menduduki kursi DPR RI dari para wanita ada kenaikan meskipun belum mencapai 30% yang ditentukan.
Sementara, H. Prabowo Subianto sebagai Presiden RI dalam pidato Kenegaraan menyampaikan, pidato rancangan APBN Tahun 2026, yang merupakan APBN yang saya rumuskan sebagai Presiden Republik Indonesia. Arsitektur APBN 2026 merupakan implementasi dari visi dan misi saya bersama Wakil Presiden yang diarahkan untuk mewujudkan Indonesia yang Tangguh, Mandiri dan Sejahtera.
Lanjut Presiden, Ketangguhan adalah fondasi terciptanya kemandirian dan kesejahteraan rakyat . Kita akan perkuat ketahanan pangan, energi, ekonomi dan pertahanan.
“Sumber daya alam harus dikelolah demi rakyat bukan segelintir kelompok . Hilirisasi kita perluas, lapangan pekerjaan perlu diciptakan, dan nilai tambah kita maksimal kan. Semua anak bangsa berhak untuk maju. Pendidikan dan Kesehatan harus merata. Pemerataan Pembangunan dari Sabang sampai Merauke,” ucap Presiden.
Laporan: Ashar
Editor: Budi Santoso



