
Kepolisian Sektor Tandes Polrestabes Surabaya saat berada di TKP kasus dugaan pencurian kabel primer tembaga milik PT. Telkom Indonesia (Foto: istimewa)
SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Pihak Kepolisian Sektor Tandes Polrestabes Surabaya mendalami kasus dugaan pencurian kabel primer tembaga milik PT. Telkom Indonesia, yang dilakukan oleh sekelompok orang di Jalan Manukan Madya Surabaya.
Aksi dugaan pencurian Kabel Tanah Tanam Langsung (KTTL) yang dilakukan oleh sekelompok orang, diketahui pada hari Senin Malam tanggal 29 September 2025, diduga melibatkan sejumlah oknum termasuk oknum wartawan.
Setelah menerima infornasi tersebut, kepada wartawan koran ini, Kapolsek Tandes AKP Julkifli Sinaga S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan sejumlah anggotanya melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Mas, mohon waktu ya, ini saya pastikan dulu TKP-nya, karena kata anggota itu masuk Ngepung (wilayah Lakarsantri),” tulisnya, Jum’at (03/10/2025).
Bahkan kepala Kepolisian di Polsek Tandes itu, juga menerima laporan dari anggotanya yang terjun di lapangan bahwa lokasi terjadinya aksi pencurian Kabel Tanah Tanam Langsung (KTTL) bukan diwilayahnya.
“Mohon ijin komandan untuk lokasi ikut Sambikerep Lakarsantri perbatasan/berhadapan dengan wilayah Tandes,” tulis Anggota di lapangan salam laporannya.
“Kami pastikan dulu pak, ini masih intro-intro warga sekitar, soalnya kalau TKP masuk Lakarsantri, maka LP nanti di Lakarsantri,” tulis Kapolsek kembali memberikan keterangannya kepada wartawan koran ini.
Diketahui sebelumnya, data dihimpun wartawan koran ini, kejadian pencurian kabel primer tembaga milik PT. Telkom Indonesia, diketahui pada hari Senin Malam tanggal 29 September 2025.
Tak tanggung-tanggung, puluhan bahkan ratusan meter kabel primer berisi tembaga berhasil dicuri dengan sempurna menggunakan peralatan penggali dan sarana berupa Dump Truk sebagai penarik.
Pewarta: Abd. Rosi



