GRESIKJATIM

Solidaritas Gotong Royong Peserta JKN, Wujud Semangat Kepahlawanan di Era Sekarang 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo (Foto: ist)

GRESIK, BIDIKNASIONAL.com – Nuansa peringatan Hari Pahlawan, semangat gotong royong yang telah menjadi napas bangsa Indonesia sepatutnya tetap digaungkan. Di tengah tantangan kesehatan yang semakin kompleks, semangat itu selalu hadir dalam wujud nyata melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

“Sebagaimana diketahui, setiap bulan, jutaan rakyat Indonesia secara rutin membayar iuran JKN bukan semata kewajiban administratif, tetapi bentuk nyata solidaritas dan kepedulian sosial. Sistem ini menghidupkan prinsip dari kita untuk bersama, di mana peserta yang sehat membantu mereka yang sedang sakit”, ucap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, Kamis (06/11).

Program JKN diselenggarakan dengan prinsip gotong royong, di mana kontribusi dari seluruh peserta dikumpulkan dalam satu dana untuk menanggung biaya pelayanan kesehatan bagi yang sakit. Menurut Janoe, sistem ini menciptakan ekosistem yang menjadikan setiap peserta sebagai pahlawan bagi sesama.

“Secara keseluruhan, JKN membentuk budaya saling menolong yang nyata. Dengan partisipasi aktif dan tertib iuran masyarakat, keberlangsungan dukungan kesehatan bagi semua lapisan bisa terus terjaga,” imbuhnya.

Program JKN terbukti telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya yang memiliki kendala finansial. Melalui skema gotong royong, jutaan peserta kini dapat mengakses layanan kesehatan berkualitas tanpa khawatir terbebani biaya tinggi. Janoe lantas mengajak masyarakat untuk ikut berjuang menjaga keberlanjutan program ini.

“Salah satu langkah paling sederhana namun bermakna adalah membayar iuran JKN tepat waktu, karena iuran peserta yang sehat digunakan untuk membayar biaya berobat peserta yang sakit. Dengan membayar iuran secara rutin, kita sebenarnya sedang menolong sesama dan menjadi bagian dari semangat kepahlawanan itu sendiri,” jelasnya.

Lebih lanjut, ada banyak hal yang bisa dilakukan masyarakat untuk mendukung keberlangsungan Program JKN. Di antaranya, mengajak orang sekitar untuk disiplin membayar iuran tepat waktu, meningkatkan literasi dengan mengikuti konten edukasi BPJS Kesehatan melalui media sosial resmi seperti instagram, tiktok, youtube dan website BPJS Kesehatan serta membantu melawan hoaks yang sering beredar seputar layanan BPJS.

“Tak hanya itu, masyarakat juga bisa berpartisipasi aktif dalam pengawasan layanan dengan melapor melalui kanal pengaduan resmi BPJS Kesehatan apabila menemukan pelayanan yang tidak sesuai prosedur. Semua bentuk keterlibatan ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong,” kata Janoe.

Salah satu peserta JKN di Kabupaten Gresik, Endang (63) mengakui adanya manfaat JKN yang dirasakan nyata oleh dirinya. Ia yang harus menjalani pengobatan rutin karena penyakit jantungnya tersebut menyadari bahwa biaya pengobatannya berasal dari gotong-royong peserta lainnya.

“Sudah 11 tahun yang lalu semenjak saya ditinggal suami. Saya mulai sakit-sakitan. Mulai kaki saya sering nyeri itu dan mendadak kena serangan jantung. Singkat cerita, saya bersyukur karena telah menjadi peserta JKN karena semua biayanya ditanggung. Dan ini yang saya petik manfaatnya dari saya rutin bayar iuran JKN setiap bulannya. Saat saya sehat, iuran saya untuk memabntu yang sakit. Sekarang giliran saya sakit, saya berarti dibantu oleh peserta lain yang sehat,” cerita Endang.

Endang menambahkan bahwa uang tidak berarti jika dibandingkan dengan kesehatan. Oleh karena itu dia sangat berterima kasih kepada BPJS kesehatan. Sebab, manfaat itu bukan hanya dirasa untuk dirinya saja, melainkan juga oleh suami tercintanya yang lebih dulu dipanggil oleh Sang Khaliq.

“Suami saya meninggal karena diabetes, dan semasa hidup pengobatan sakitnya dijamin semua oleh BPJS Kesehatan. Saya sangat berterima kasih dan sangat bersyukur. Jika tidak ada BPJS Kesehatan, saya pasti kebingungan cari uang untuk pengobatan yang sangat mahal,” ucapnya. (*/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button