Puluhan Fatayat NU Kecamatan Talun Blitar Ikut Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue


Para anggota Fatayat NU Kecamatan Talun saat mengikuti Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue yang digelar UPT BLK Kediri bekerjasama LPK Karunia Kabupaten Blitar (pri)
BLITAR, BIDIKNASIONAL.com – UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kediri bekerjasama LPK Karunia Kabupaten Blitar diikuti 16 peserta dari anggota Fatayat NU Kecamatan Talun melaksanakan pelatihan pembuatan roti dan kue ke-8 bertempat di Desa Tumpang Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (12/11/2025).
Sebanyak 16 peserta dari Fatayat NU setempat yang ikut pelatihan membuat roti dan kue ini masuk Angkatan VI tahun 2025 dimulai tanggal 30 Oktober sampai 19 Nopember 2025.
Laily Umatul Khoiroh selaku Instruktur Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue mengatakan untuk pelatihan sudah memasuki hari ke 13.
“Peserta sudah diajarkan beberapa materi cara membuat roti kering, kue basah dan cake. Selama 13 hari pelatihan sudah diberikan sebanyak 28 resep,” ucap Laily.
Ia juga menuturkan peserta terlihat antusiasnya ikut pelatihan sangat tinggi dan semangatnya luar biasa. Untuk pelatihan satu hari yang seharus satu resep yang harus dipraktekkan, tapi ini di luar dugaan dalam satu hari bisa sampai tiga resep.
“Sebelumnya, LPK Karunia sudah kerjasama dengan BLK Kediri mulai tahun 2018 berarti kurang lebih 7 tahun. Peserta yang berasal dari anggota Fatayat NU dari Kecamatan Talun, dari masing-masing desa mengirimkan perwakilan dua orang,” ujar Laily.
Ia juga menambahkan selama mengikuti pelatihan mendapatkan fasilitas gratis mulai dari bahan-bahan membuat roti, seragam, makan gratis dan pada akhir pelatihan akan mendapatkan uang transportasi.
“Peserta yang ikut pelatihan tanpa dipungut biaya alias gratis. Peserta yang lulus akan menerima sertifikat dari BLK Kediri. Selanjutnya, pelaksanaan uji kompetensi ditentukan waktunya dari LSP, jika peserta dinyatakan lulus uji kom akan mendapatkan sertifikat dari BNSP,” ujarnya.
Laily berharap setelah peserta mendapatkan pelatihan pembuatan roti dan kue dari sini. “Mereka bisa memanfaatkan ilmunya dan puluhan resep yang diberikan bisa bermanfaat dan bisa membuat usaha kue serta menambah penghasilan buat keluarga,” harapnya.
Salah satu peserta bernama Jihan Asna (43) asal Desa Tumpang Kecamatan Talun Kabupaten Blitar mengatakan yang mendorong ikut pelatihan pembuatan roti dan kue untuk mengembangkan diri.
“Dikarenakan, membuat roti dan kue merupakan hobi. Saya ingin hobi yang dimilki tersalurkan untuk bisa menambah penghasilan keluarga,” ucap Jihan.
Ia selama mengikuti pelatihan pembuatan roti dan kue ini betul-betul berusaha dengan sungguh-sungguh menambah ketrampilan membuat roti dan kue. Selama pelatihan sudah 13 hari mendapatkan 28 resep seperti sus selay, donat, roti kukus dan roti kacang
“Kedepannya saya berharap dengan ketrampilan yang saya dapatkan dari BLK Kediri ini untuk jualan kue secara mandiri bisa meningkatkan perekonomian keluarga,” harapnya. (adv/pri)



