Desa Kertajaya Salah Satu Penerima Manfaat Program Inpres 2025

PANGANDARAN, BIDIKNASIONAL.com – Dengan masyarakat mayoritas Petani didukung pula areal pertanian yang luas sawah irigasi teknis 330,0 Ha sawah irigasi 0,5 teknis 12 Ha sawah tadah hujan 5 Ha sementara sawah pasang surut 0,00 Ha dengan jumlah keseluruhan mencapai 347 Ha hampir dari keseluruhan merupakan lahan produktif tanaman padi yang kesemuanya lahan di atas sangat membutuhkan aliran air cukup dan lancar.
Dari hasil penelusuran lapangan, keharmonisan diantara kelompok tani terjalin kerja sama baik dengan pemerintah desa untuk diajukan kepada pihak yang berwenang atas kebutuhan para petani untuk di sampaikan ke BBWS Citanduy.
Seiring berjalannya waktu beberapa titik pun terealisasi masuk di program Inpres tahun 2025 melalui Satker SDA PPK OP 4. Pekerjaan perbaikan saluran sudah hampir diselesaikan.
Antusias warga setempat merespon program ini, salah satu titik pekerjaan di wilayah desa Kertajaya yang telah ditemui bidiknasional.com di dusun Kertajaya Desa Kertajaya dengan panjang segmen 1 300 meter yang sudah terselesaikan dan segmen 2 mencapai 300 meter masih dalam tahap pengerjaan dengan jumlah seluruh 600 meter. Teknis pengerjaaan menggunakan pasangan batu.
Sementara, saat dikonfirmasi masalah pekerjaan, Pelaksana lapangan Wagiman menyampaikan, “Alhamdulillah pekerjaan berjalan sesuai dengan yang diinginkan, dari awal sosialisasi untuk merekrut pekerja bahkan dari segi bahan material dan teknis pekerjaan disesuaikan dengan arahan dari kantor BBWS Citanduy,” ujar Wagiman.
Dia berharap bisa maksimal dari segi kualitas pekerjaan. “Harapan lain bisa diterima di masyarakat petani khususnya,” ucapnya menutup perbincangan.
Hal senada disampaikan TPM, Pelik, “sebagai Petugas dari kantor saya selalu berkoordinasi dengan pelaku pekerjaan sesuai arahan untuk mencapai hasil yang maksimal tentunya, begitupun teknis disesuaikan dengan spek yang sudah ditentukan. Harapan program Inpres ini bisa diterima masyarakat untuk mendukung pemerataan air yang maksimal serta mendukung ketahanan pangan untuk tanaman padi khususnya,” jelasnya. (Karsono)


