
Direktur Utama Bank Kuningan H Dodo Warda (kedua dari kanan) saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Bank Kuningan yang dirangkaikan dengan Family Gathering di Lapangan Mini Soccer Royal Horse, Jalan Baru Lingkar Timur Ancaran, Minggu (23/11). Foto: istimewa
KUNINGAN, BIDIKNASIONAL.com – Perumda BPR Kuningan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Bank Kuningan yang dirangkaikan dengan Family Gathering, menghadirkan suasana penuh kebersamaan sekaligus momentum refleksi bagi perjalanan dua dekade lembaga tersebut. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Mini Soccer Royal Horse, Jalan Baru Lingkar Timur Ancaran, pada Minggu (23/11).
Acara dibuka dengan kegiatan senam zumba yang diikuti ratusan peserta, menghadirkan suasana penuh energi sejak pagi.
Kemeriahan berlanjut dengan turnamen futsal internal yang mempertemukan tim-tim dari berbagai kantor, serta Lomba Menyanyi Antar Kantor yang memunculkan talenta seni para pegawai. Sejumlah doorprize turut dibagikan, sebelum Ganesha Entertainment menutup rangkaian kegiatan dengan penampilan musik yang menghibur.
Dalam prosesi perayaan, dilangsungkan pula pemotongan kue ulang tahun sebagai simbol syukur dan komitmen Bank Kuningan memasuki usia baru. Direktur Utama Bank Kuningan, H. Dodo Warda, menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Bank Kuningan atas dedikasi selama dua dekade.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat merayakan 20 tahun perjalanan Bank Kuningan dengan penuh kebahagiaan dan kebersamaan. Dua dekade ini menjadi bukti bahwa kita mampu tumbuh, beradaptasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semangat yang terbangun hari ini harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan menghadirkan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi daerah,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar, menekankan pentingnya peran lembaga keuangan daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM. Ia menegaskan bahwa Bank Kuningan harus menyeimbangkan peningkatan PAD dengan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Tidak hanya mengejar keuntungan atau angka-angka, tetapi juga sejauh mana Bank Kuningan menebar kemanfaatan. Kontribusi terhadap PAD harus berjalan simultan dengan pemberdayaan ekonomi lokal, terutama UMKM,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti maraknya praktik rentenir atau bank emok yang menyebabkan banyak rumah tangga terlilit utang hingga menimbulkan dampak sosial serius. Sebagai langkah konkret, Pemkab Kuningan bekerja sama dengan Baznas RI tengah menyiapkan program perbankan desa yang menyediakan modal bergulir Rp3 juta tanpa bunga bagi pelaku UMKM yang sulit mengakses perbankan.
“Alhamdulillah, kami mendapat kepercayaan dari Baznas. Tidak lama lagi program ini akan diluncurkan, dan insyaallah ribuan UMKM bisa tertolong dari jeratan bunga tinggi,” katanya.
Selain itu, dua program lain juga siap direalisasikan, yakni bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 150 unit dengan nilai Rp25 juta per unit, serta pendirian Klinik Tanpa Kasir yang memberikan layanan kesehatan gratis lengkap dengan dokter spesialis, dokter gigi, serta fasilitas medis. Seluruh biaya operasional ditanggung Baznas Pusat.
Menutup arahannya, Bupati berharap Bank Kuningan terus memperluas cakupan layanan, terutama bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah, seiring transformasi dan peningkatan status lembaga tersebut.
Dengan semangat “Transformasi, Inovasi, Akselerasi untuk Kuningan Melesat”, perayaan HUT ke-20 ini menjadi momentum bagi Bank Kuningan untuk memperkuat kontribusinya sebagai lembaga keuangan Budaerah dan menghadirkan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. (Ed)

