
Patung Maha Patih Amangkubumi Gajah Mada Di Lokasi Area Makam Gunung Ratu Ngimbang, Lamongan (Foto: Subhan Arif)
LAMONGAN, BIDIKNASIONAL.com – Kali pertama kunjungan kerja awak media bidiknasional.com ke Desa Sendang Rejo Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur.
Kamis (27/11/20205), mobilitas tinggi tampak berlangsung di pendopo kantor desa, diwarnai antusiasme penduduk yang sangat sibuk, lalu lalang silih berganti yang datang dan yang pergi. Namun bukan liputan kegiatan itu sebagai tujuan dari pada kedatangan awak media.
Bebera kali awak media bertanya kepada warga penduduk yang hadir dan terlihat sedang menunggu antrean. Mungkin, saking fokus dan konsentrasinya awak media, sekaligus agar tidak lupa materi yang sudah dipersiapkan guna dipertanyakan atau diklarifikasi.
Setelah mendapat petunjuk, segera awak media menghadap atau menemui Kepala Desa (Kades) Sendang Rejo, Ngimbang.

Kades Suwaji, bersama Awak Media
Berdiri tepat di depan atau tengah pintu ruang pelayanan pelayanan administratif masyarakat. Ucap salam awak media dan spontan dibalas oleh beliaunya, seraya mempertanyakan dari mana dan ada kepentingan apa untuk menemuinya.
Melapor, sebagai syarat resmi dalam memenuhi legalitas formal, baik sebagai pengunjung dan/atau peziarah makam Gunung Ratu Ngimbang, dan sebagai profesional pers media yang akan melaksanakan liputan khusus tentang Destinasi Wisata Religi.
Bergegas mengajak masuk kedalam ruangan, sambil berjalan awak media memastikan apakah benar dirinya adalah Kepala Desa (Kades), betul.
”Suwaji nama saya, atau akrab dipanggil Waji, terangnya. Kades yang berlatar belakang purnawirawan polisi, tanya awak media, benar sekali, tegasnya.
Apa kabar terkini dari Destinasi Wisata Religi Gunung Ratu Desa Sendang Rejo, mengingat terakhir awak media saat berkunjung atau berziarah, yaitu masih belum lengkap fasilitas yang diperlukan.
“Alhamdulillah sekarang sudah lengkap, fasilitas umum yang sebelumnya belum ada, kini, mulai dari langgar, tempat istirahat sementara atau bermalam, air bersih untuk berwudhu beserta toiletnya semuanya sudah tersedia,” terang Kades.
Seperti yang sudah awak media pahami sebelumnya, berdasarkan pengalaman perjalanan spiritualitas yang cukup lama di makam atau pesarean Ibu Nyai Andong Sari, Ibunda Maha Patih Gajah Mada.
Guna melengkapi informasi yang saya dapat selama ini, apa sekiranya yang perlu Pak Kades sampaikan ke publik, tentunya bila Njenengan berkenan untuk sedikit menceritakan.
Ada dua tokoh yang lahir dari Dusun Cancing Desa Sendang Rejo Kecamatan Ngimbang, tutur Kades Suwaji mengawali cerita. Pertama, yaitu tokoh tingkat daerah yakni Bupati pertama kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur.
Kedua, tokoh tingkat Nasional adalah beliaunya sendiri yaitu Ibu Nyai Andong Sari, Ibunda Maha Patih Gajah Mada. Dan kedua-duanya semenjak ditemukannya makam/pesarean itu oleh orang Bali, menurut versi Kades, oleh pemerintah kabupaten Lamongan masih rutin menyelenggarakan peringatannya.
”Kegiatan rutin tiap hari Selasa Kliwon dan hari Jum’at Kliwon yang diikuti oleh jama’ah dari berbagai daerah masih tetap berlangsung, Istighotsahan dan Maiyahan atau Sinau Bareng,” tutur Kades Suwaji.
Duduk bareng, memantapkan hati bersama-sama walaupun berbeda keyakinan, saya yakin nantinya pasti akan bertemu juga, tutur Kades Suwaji. Mengingat tidak hanya dari berbagai daerah yang beristiqomah, namun juga dari berbagai golongan Agama, imbunya.
Berkendara Bis dan ELV, rombongan kunjungan dari 7 keturunan Raja Raja Nuswantara beberapa waktu lalu (September/2025) dalam jumlah yang tidak sedikit, selain menyita banyak perhatian dari semua pihak, juga sangat membanggakan, terang Kades Suwaji.
Tahun 2024 Masehi, Suwaji telah resmi sebagai Purnawirawan dari Kepolisian, berpangkat terakhir Aiptu berdinas di Polres Lamongan dari Satuan Reskrim.
Di akhir ceritanya, Kades Suwaji dengan nada seakan tertutup, menyampaikan bahwa belum lama ini dirinya ditawari oleh sejawatnya yakni AKBP. Tony, aktif berkedudukan saat ini menjabat sebagai Kapolres Lampung, untuk memilih hadiah apa yang dia inginkan, ungkapnya.
Patung Maha Patih Amangkubumi Gajah Mada yang terletak tepat didepan pintu masuk area makam, adalah menjadi pilihan hadiahnya, jelas Kades Suwaji. (Bersambung edisi berikutnya/ Subhan Arif)



