LABUHANBATUSUMUT

Erni Jabat Ketua PWI Labuhanbatu Periode 2025-2028

LABUHANBATU, BIDIKNASIONAL.com –  Atmosfer hangat, dukungan kuat, dan semangat perubahan mewarnai jalannya Konferensi PWI Labuhanbatu ke-IX, yang menjadi momentum terpilihnya Erni Manja Hasibuan, S.E., M.M., sebagai Ketua PWI Labuhanbatu untuk periode 2025-2028, digelar di aula rumah dinas Bupati, Selasa (02/12/2025).

Pemilihan berlangsung demokratis dengan hasil akhir perolehan suara 6–4, mengungguli kandidat lainnya Kurnia Hamdani dalam suasana penuh sportivitas dan kekeluargaan.

Sebelum proses pemilihan berlangsung, konferensi diwarnai dinamika administratif terkait validitas persyaratan calon ketua. Awalnya terdapat tiga kandidat yang didaftarkan.

Namun, menjelang pemungutan suara, proses verifikasi berujung pada penyaringan calon.

Calon atas nama Efran Simanjuntak tidak dapat mengikuti pemilihan, ia dicoret dari daftar kandidat sebelum pemilihan dimulai, penyebabnya adalah tidak mencantumkan sertifikat UKW Madya sebagai syarat administrative.

Keputusan ini disampaikan secara transparan dalam forum, berdasarkan ketentuan organisasi yang mengharuskan calon ketua memiliki legalitas status kompetensi wartawan bersertifikasi minimal tingkat madya.

Langkah ini membuat kandidat yang tersisa tinggal dua orang, sehingga pemilihan berlangsung antara Erni Manja dan Kurnia Hamdani, yang akhirnya dimenangkan Erni dalam pemungutan suara.

Erni tampil sebagai figur yang dipercaya membawa pembaruan. Dalam keterangan persnya kepada BN. Com ia menegaskan, “saya berdiri di sini bukan sebagai pemenang pribadi tapi sebagai orang yang diberi amanah oleh teman-teman semua.” Ujar Erni (Selasa, 02/12/2025).

Ia juga menyampaikan penghormatan kepada kandidat lain, “kompetisi ini bukan saling menjatuhkan tapi saling menguatkan.” Pungkasnya.

Erni menyampaikan visi yang berorientasi pada peningkatan kapasitas anggota, “wartawan yang terus belajar adalah wartawan yang terus relevan,” tuturnya.

Dirinya juga menegaskan ingin menghapus sekat antar generasi, “yang lebih tua membimbing dengan rendah hati. Yang lebih muda berkarya dengan berani dan kreatif.” Terangnya.

Seluruh rangkaian konferensi berlangsung tertata, terbuka, dan demokratis. Proses penyaringan calon berdasarkan syarat sah organisasi diterapkan dengan konsisten, tanpa pengecualian, dan dibacakan secara resmi dalam forum.

Pemungutan suara dilakukan secara langsung, menghasilkan 6 suara untuk Erni dan 4 suara untuk Kurnia.

Erni menjanjikan arah PWI yang lebih profesional dan suportif, “semua langkah akan dibahas, dikomunikasikan, dan dikerjakan bareng.” Imbuhnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen organisasi untuk turut mengawal kepemimpinan ini, “tolong dukung saya, koreksi saya jika salah, ingatkan saya jika melenceng.” Harapnya.

PWI Labuhanbatu kini memasuki fase di mana organisasi bukan hanya nama, tetapi komunitas yang hidup, aktif, dan memberi manfaat nyatanyata. (M. SUKMA)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button