GARUTJABAR

Sosdap MPR RI, Hoerudin Mengupas Ayat Pembukaan UUD 1945 NRI

KAB. GARUT, BIDIKNASIONAL.com – Dalam roadshow Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, anggota MPR RI Muhammad Hoerudin Amin memaparkan tentang keyakinan pada Tuhan maha Esa dan Maha Kuasa ada dalam pembukaan Undang Undang Dasar NRI.

“Bahwa keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dengan kalimat berbunyi berdasarkan kepada “Ketuhanan Yang Maha Esa,” terangnya dihadapan warga Cikajang Kabupaten Garut, Rabu 3 Desember 2025 (sore).

Media Sosdap MPR RI tersebut membahas terkait Pancasila, UUD 1945, NKRI serta Bhineka Tunggal Ika.

Hoerudin mengupas tentang potongan ayat mengenai Ketuhanan Yang Maha Esa ini merupakan bagian dari Pembukaan UUD 1945, yang menjadi dasar negara Republik Indonesia.

“Keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa merupakan salah satu dari Pancasila, yaitu sila pertama, yang berbunyi: “Ketuhanan Yang Maha Esa,” jelas legislator PAN.

Hal itu menurutnya merupakan kalimat tentang ketakjuban pada Tuhan Yang Maha Esa, sumber dari segala kebijaksanaan dan kekuatan, yang menciptakan alam semesta dan segala isinya.

“Keyakinan akan kemahakuasaan Allah dalam proses perjuangan kemerdekaan. Begitu pula keyakinan akan kemahakuasaan Allah dalam proses perjuangan kemerdekaan Indonesia tercermin dalam Pembukaan UUD 1945, yang berbunyi “…dengan rahmat Allah Yang Maha Kuasa…,” jelasnya.

Diungkapkan anggota Komisi X DPR RI dari Dapil Jabar XI ini, bahwa ayat tersebut menunjukkan bahwa para pendiri bangsa Indonesia memiliki keyakinan bahwa perjuangan kemerdekaan mereka adalah bagian dari kehendak Allah Yang Maha Kuasa, dan bahwa mereka mendapatkan rahmat dan pertolongan dari-Nya dalam proses tersebut.

Bahkan ayat pembukaan Pancasila, yaitu “Ketuhanan Yang Maha Esa”, merupakan wujud keimanan para pendiri bangsa Indonesia. Ayat ini juga menunjukkan bahwa bangsa Indonesia memiliki keyakinan yang kuat akan adanya Tuhan yang Maha Esa dan mengakui kedaulatan-Nya.

“Dengan demikian, ayat pembukaan Pancasila ini menjadi fondasi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menjadi pedoman bagi perilaku dan tindakan bangsa Indonesia,” pungkas Hoerudin. (Zaen)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button