JABARTASIKMALAYA

Legislator PAN Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Karangnuggal Tasikmalaya

TASIKMALAYA, BIDIKNASIONAL.com – Dihadapan warga Karangnuggal Kab. Tasikmalaya, anggota MPR RI Muhammad Hoerudin Amin mengupas peranan Empat Pilar Kebangsaan. Empat pilar kebangsaan itu dinilainya memandu kekuasaan serta menciptakan demokratisasi politik.

Dibeberkan Hoerudin, Pancasila merupakan ideologi negara yang menjadi dasar bagi demokrasi dan kekuasaan. Karena didalamnya terkandung upaya menghargai nilai-nilai demokrasi dan kebebasan juga mengakui kedaulatan rakyat dan hak asasi manusia.

Sedang UUD 1945, lanjutnya, adalah konstitusi negara yang menjadi landasan bagi pemerintahan dan hukum. Yakni menetapkan sistem pemerintahan yang demokratis dan berkeadilan serta menjamin hak asasi manusia dan kebebasan beragama.

“Adapun NKRI atau Negara Kesatuan Republik Indonesia yakni bentuk negara yang menjadi wadah bagi masyarakat demokratis. Terdapat penekanan upaya menghargai keberagaman dan kesatuan bangsa dan menjamin keamanan dan stabilitas negara. Dan pilar keempat adalah Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara yang menjadi semangat bagi masyarakat demokratis. Didalam semboyan negara itu terkandung sikap menghargai keberagaman dan kesatuan bangsa juga mengembangkan semangat gotong royong dan musyawarah,” ungkapnya saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar sebagai media Sosdap MPR RI, Senin sore, 8 Desember 2025.

Dengan empat pilar ini, ditegaskan legislator Fraksi PAN dari Dapil Jabar XI, kekuasaan dapat diarahkan untuk menciptakan demokratisasi politik yang lebih maju, adil, dan beradab.

Demokratisasi politik dalam empat pilar kebangsaan yang dimaksud Hoerudin terselenggaranya pemilu yang bebas dan adil, kebebasan berpendapat, partisipasi masyarakat juga akuntabilitas dan transparansi.

“Diantaranya yakni menyelenggarakan pemilu yang bebas dan adil untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat. Menghargai kebebasan berpendapat dan berekspresi. Disamping menghargai partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan serta menghargai akuntabilitas dan transparansi dalam pemerintahan,” tandasnya.

Dengan demikian, ungkap Hoerudin, empat pilar dapat memandu kekuasaan menciptakan demokratisasi politik yang lebih maju, adil, dan beradab. (Zaen)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button