JABARPANGANDARAN

Pembangunan Saluran Irigasi di Desa Maruyungsari Dorong Ketahanan Pangan, Petani Harap Perbaikan Jalan Usaha Tani

Ketua Kelompok Tani Sohirin Julianto (Asep/BN)

PANGANDARAN, BIDIKNASIONAL.com – Upaya pemerintah dalam meningkatkan sektor pertanian terus dilakukan melalui pembangunan infrastruktur pendukung. Salah satunya terealisasi di Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, dengan dibangunnya saluran irigasi sepanjang 450 meter yang kini telah dirasakan manfaatnya oleh para petani.

Ketua Kelompok Tani Sohirin Julianto menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan saluran irigasi tersebut. Menurutnya, keberadaan saluran ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan air pertanian, khususnya untuk lahan sawah seluas sekitar 40 hektar yang selama ini bergantung pada ketersediaan air.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran atas dibangunnya saluran irigasi ini. Air kini lebih lancar dan sangat membantu petani dalam mengolah lahan,” ujar Sohirin.

Ia menambahkan, pembangunan irigasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung produktivitas pertanian dan mencegah risiko gagal panen, terutama pada musim kemarau. Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam keterangannya, PPK menyampaikan bahwa pembangunan saluran irigasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui optimalisasi jaringan irigasi dan pemanfaatan lahan pertanian secara maksimal.

Meski demikian, Sohirin juga berharap adanya program lanjutan yang dapat menunjang kegiatan pertanian di desanya. Salah satunya adalah bantuan mesin pompa air, mengingat kebutuhan air masih sangat bergantung pada kondisi alam. Selain itu, dengan luas lahan mencapai 40 hektar, saat ini kelompok tani baru memiliki dua unit traktor, yang dinilai masih sangat terbatas.

Tak hanya itu, kondisi jalan usaha tani juga menjadi perhatian serius para petani. Jalan tersebut merupakan akses vital untuk mengangkut pupuk, hasil panen, dan sarana pertanian lainnya. Namun, kondisinya masih memerlukan perbaikan.

“Kami berharap dinas terkait dapat memperhatikan perbaikan jalan usaha tani. Jika akses jalan baik, pengangkutan hasil panen akan lebih mudah dan biaya produksi bisa ditekan,” tambahnya.

Perbaikan jalan usaha tani dinilai sangat penting untuk meningkatkan ketahanan pangan, karena infrastruktur yang memadai akan memperlancar aktivitas pertanian, meningkatkan hasil panen, serta menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan sinergi antara pemerintah dan petani, pembangunan infrastruktur pertanian di Desa Maruyungsari diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan produksi, kesejahteraan petani, dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Pangandaran. (Asep sujana)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button