UPN Veteran Jawa Timur Berangkatkan 11 Personel Tim Medis dan Kesehatan
Dari Fakultas Kedokteran untuk Tugas Kemanusiaan ke Aceh Dengan Pendanaan Hibah Pengabdian Masyarakat dari Kemendiktisaintek

Tim Bantuan Medis bertolak dari Bandara Internasional Juanda Surabaya pada 22 Desemberr 2025 pukul 07.05 BBWI. (ist)
SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur memberangkatkan 11 personel tim medis, tenaga Kesehatan dan mahasiswa ke Aceh pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 07.05 WIB melalui Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Rombongan bertolak menuju Banda Aceh dengan rute penerbangan Juanda–Soekarno–Hatta, Jakarta, sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh.
Pemberangkatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 bertajuk “Mengabdi untuk Negeri: Intervensi Pemulihan Kesehatan Pascabencana Aceh sebagai Wujud Bela Negara” dengan dukungan pembiayaan dari Direktorat Risbang DIKTISAINTEK. Tim akan melaksanakan tugas kemanusiaan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, wilayah yang terdampak signifikan akibat bencana pada November 2025.

Pemakaian Jas Dokter oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, M.MT., IPU. kepada Ketua Tim Bantuaan Medis (Sekaligus Dekan FK UPN Veteran Jatim) Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc., Sp.KKLP., M.MB., PhD., Subsp.FOMC.
Beberapa kecamatan terdampak, seperti Meureudu, Trienggadeng, Ulim, dan Bandar Dua, mengalami kerusakan permukiman, gangguan sanitasi, serta keterbatasan akses layanan kesehatan. Kondisi tersebut memicu meningkatnya kasus luka pascabencana, penyakit infeksi, serta terputusnya layanan pengobatan bagi masyarakat dengan penyakit kronis.
Sebelumnya, secara resmi, Rektor UPN Veteran Jawa Tmur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, M.MT., IPU. melepas keberangkatan tim medis FK UPN Jatim pada upacara Hari Bela Negara pada Jumat, 19 Desember 2025 di lapangan depan rektorat.

Tim medis FK UPN Jatim tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Aceh
Ketua Tim Pengabdian, Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc., Sp.KKLP., M.MB., PhD., Subsp.FOMC., menyampaikan bahwa keberangkatan tim ini merupakan wujud nyata komitmen sivitas akademika dalam membantu pemulihan kesehatan masyarakat terdampak bencana.
“Sebanyak 11 personel kami berangkatkan hari ini membawa kompetensi medis, dukungan teknologi kesehatan, serta obat-obatan esensial untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah terdampak. Ini adalah bagian dari pengabdian dan bela negara di bidang kesehatan,” ujarnya.
Tim FK UPN Veteran Jawa Timur terdiri atas dosen, dokter, tenaga kesehatan, serta mahasiswa Fakultas Kedokteran. Selama bertugas di Aceh, tim akan memberikan layanan perawatan luka, tindakan bedah minor, pengobatan penyakit pascabencana, serta pelayanan bagi pasien diabetes melitus dan hipertensi yang mengalami putus obat akibat terganggunya fasilitas kesehatan.
Selain layanan medis langsung, tim juga membawa berbagai dukungan teknologi kesehatan, antara lain Emergency Minor Surgery Box, Portable Wound Care Kit, alat sterilisasi portabel, perangkat monitoring tanda vital, serta obat-obatan esensial. Seluruh bantuan tersebut akan difokuskan untuk memperkuat kapasitas Puskesmas Meureudu dan Trienggadeng sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat pascabencana.

Ketua Tim Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc., Sp.KKLP., M.MB., PhD., Subsp.FOMC. memberikan arahan setibanya di Bandara International Sultan Iskandar Muda.
Program ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, puskesmas setempat, pemerintah daerah, serta melibatkan kader kesehatan desa. Edukasi sanitasi lingkungan dan pencegahan infeksi juga menjadi bagian penting dari intervensi yang dilakukan di lapangan.
Melalui program ini, Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jawa Timur berharap kehadiran tim medis dapat mempercepat pemulihan kesehatan masyarakat Aceh, mencegah komplikasi kesehatan lanjutan, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana di masa mendatang. (Adv/wot)



