JATIMNGANJUK

Momentum Hari Ibu dan Tahun Baru 2026, DPC PJI Nganjuk Gelar Pesta Rakyat dan Refleksi Moral

NGANJUK, BIDIKNASIONAL.com – Bertempat di jantung Kecamatan Berbek, Kantor DPC Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Nganjuk menjadi saksi perhelatan akbar dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 sekaligus menyambut Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025). Acara yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini berhasil menggugah empati masyarakat dan tokoh lintas sektoral.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Nganjuk, DR. Drs. Marhein Djumadi, AMd., SH., SE., MM., MBA., didampingi jajaran Camat, Kepolisian, serta Kepala Desa Kacangan. Tak ketinggalan, sejumlah tokoh LSM seperti Ketua Lima Jari, Ketua Parlemen Jalanan, Pengurus Prabu Jawa Timur, Pengurus GMBI, serta deretan tokoh masyarakat, pengusaha, dan insan pers Nganjuk turut memadati lokasi.

Dalam sambutannya, Bupati Marhein Djumadi memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif DPC PJI Nganjuk di bawah komando Impi Yusnandar. “Peringatan Hari Ibu dan menyambut tahun baru ini sangat positif. Saya pribadi merasakan bagaimana kehilangan ibu sejak kecil, maka memuliakan ibu adalah hal yang luar biasa. Saya harap jurnalis terus menjaga sikap kritis dan melawan hoaks demi kemajuan Nganjuk yang kita miliki bersama,” ujar Bupati.

Suasana sempat mencair saat Bupati melontarkan seloroh yang disambut gelak tawa hadirin. “Mas Impi mana kok tidak kelihatan? Mas Impi ini pantas jadi Ketua DPC PJI Nganjuk seumur hidup,” canda Bupati yang langsung disambut tepuk tangan riuh.

Usai sambutan, Bupati diajak meninjau Pameran Bidikan Foto Jurnalis 2025 versi PJI Nganjuk. Pameran ini menampilkan rekam jejak peristiwa penting di Kabupaten Nganjuk selama setahun terakhir.

Sementara itu, Ketua DPC PJI Nganjuk, Impi Yusnandar, S.Sos., SH., MH., MAP., MM., menegaskan bahwa momentum ini adalah pengingat akan pentingnya moralitas bangsa. Ia menyoroti fenomena dekadensi moral dan isu korupsi nasional. “Semoga para pejabat ingat pada doa ibunya agar menjadi sosok yang berguna bagi negara. Di tahun 2026 ini, kita harus menjunjung moral kebangsaan yang lebih baik,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Panitia Acara, Supirno, menekankan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan hasil swadaya murni dari para jurnalis dan dukungan masyarakat tanpa bantuan finansial dari Pemda maupun instansi lainnya.

“Kami laksanakan secara swadaya untuk menepis praduga sempit oknum-oknum yang sering mencurigai kegiatan organisasi pers hanya untuk meminta-minta dana. PJI Nganjuk membuktikan mampu mandiri demi kehormatan profesi dan pengabdian pada masyarakat,” ungkap Supirno dalam pidatonya yang lugas.

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni, mulai dari Senam Aerobik, Reog Ponorogo, Seni Hadroh, hingga Sendratari dari siswa SMAN 1 Berbek, SMAN 1 Loceret, dan SMAN 1 Nganjuk. Hiburan dari artis-artis Kediri dan Nganjuk semakin menambah semarak suasana.

Sebagai bentuk apresiasi profesi, panitia juga memberikan penghargaan kepada jurnalis dengan bidikan foto paling objektif dan relevan sepanjang tahun 2025. Perayaan yang juga dihadiri perwakilan DPC PJI Kediri ini mendapat respon positif dari masyarakat sekitar dan pedagang kaki lima yang turut merasakan dampak ekonomi dari keramaian acara tersebut. (Agung)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button