
Landasan dermaga Kalimas semakin lebar dikerjakan PT.BIMA. (Foto : AK/BN)
SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Pelindo Regional 3 Jawa di Surabaya semakin meningkatkan kapasitas dan kekuatan dermaga Kalimas, Pelabuhan Tanjung Perak melalui proyek penguatan pondasi dan pelebaran landasan sepanjang 800 meter untuk pelayanan sandar bongkar muat sebagian besar kapal besi dan kapal pinisi Pelayaran Rakyat (Pelra) Kota Surabaya.
Proyek yang dikerjakan di Pelabuhan yang ditetapkan sebagai Pelabuhan Cagar Budaya tersebut kini tengah digenjot pengerjaannya hingga malam hari. Rencana pemindahan sandar bongkar muat kapal besi dari dermaga Mirah ke Kalimas sejak belasan tahun lalu baru akan terwujud dengan adanya proyek penguatan dan pelebaran landasan Kalimas sekarang ini.
Dany Rahmat Agustin, ketika menjabat GM Pelabuhan Kalimas pada 2022 pernah menyampaikan ke Media Bidik Nasional akan dilakukan pengerukan kolam, penguatan pondasi Kalimas guna mempersiapkan sandaran kapal-kapal besi dari dermaga Mirah. “Nanti dikerjakan secara bertahap. Yang pertama perawatan dan penguatan pondasi, kemudian pengerukan”, ujar Dany yang kini menjabat GM Pelabuhan Kota Baru, Kalsel.
Armayuda, Asisten Manajer Fasilitas pada PT.BIMA di Tg.Perak selaku pihak pelaksana proyek ketika dimintai keterangan mengatakan, bahwa pihaknya mulai mengerjakan proyek itu pada Mei 2025 dan direncanakan selesai Mei 2026.
Dijelaskan oleh Armayuda yang biasa dipanggil Yuda, itu, bahwa pengerjaan proyek tersebut dimulai dari Pos 4 sampai ke bawah (sekitar areal di depan gudang 607 Pos 3 Kalimas, Red).
“Ini hanya pengerjaan penguatan pondasi sekaligus menambah pelebaran landasan saja. Lebarnya ditambah 2,5 meter, sehingga landasan dermaga menjadi luas”, kata Yuda didampingi stafnya, Rony di terminal Kalimas pada Media Bidik Nasional bersama Sinarindonesiapos.com Jumat petang (23/1/2926). Luas landasan di proyek sekarang 2000 meter persegi.
Yuda mengatakan, pengerjaan proyek ini ada empat zona. “Sekarang ini kita lagi mengerjakan zona tiga, sedangkan zona 1 dan 2 sudah rampung dengan baik dan semuanya dikerjakan sesuai dengan gambar”, tandas Yuda yang sebelumnya sebagai staf Ir.Tri Suhardi, MM sewaktu menjabat GM Pelabuhan III Cabang Semarang.

Tampak kapal pinisi/kayu terus eksis melakukan sandar bongkar muat di tengah-tengah pengerjaan proyek tersebut. (Foto : AK/BN)
Menurut Yuda, untuk pengerjaan zona empat nanti sudah dipersiapkan lebih matang lagi yakni persediaan material, peralatan, tenaga teknisi dan tenaga kerja yang bekerja lebih cepat lagi. “Mereka tenaga kerja biasa tapi mampu mengerjakan pondasi di dalam air dengan baik dan benar”.
Ditanya tentang hambatan dalam pengerjaan proyek yang dominan berada di air tersebut, Yuda mengungkapkan, memang ada hambatan tapi tidak terlalu mengganggu, yaitu ketika pemasangan pondasi terjadi pasang surut air dan juga pengaruh air darat yang tertampung di Kalimas.
Tetapi, tandas Yuda, itu semua dapat diatasi oleh pihaknya, sehingga proyek yang diharapkan selesai dengan baik oleh sejumlah perusahaan pelayaran kapal besi.
Sementara itu secara terpisah, ketua DPC Pelra Kota Surabaya, Drs.H.M.Yusuf selaku mitra kerja Pelindo Sub Regional 3 Tanjung Perak ini juga berharap dermaga Kalimas yang sudah disempurnakan sekarang segera beroperasi untuk menampung sejumlah kapal besi ukuran panjang sampai 60 meter yang masih sandar bongkar muat di dermaga Mirah Tanjung Perak beserta sejumlah kapal pinisi yang masih menghadapi kedangkalan akibat terjadi sedimentasi di musim hujan. (Akariem)



