JATIMLAMONGAN

Puluhan Sapi di Satu Kecamatan Terjangkit PMK, Bagaimana dengan 27 Kecamatan di Lamongan

Fokopimcam melakukan pengecekan, pemantauan ke kandang peternak sapi. Kamis, (02/06/2022).

LAMONGAN, BIDIKNASIONAL.com – Berkaitan adanya penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang banyak menyerang hewan ternak sapi saat ini.

Hari Raya Idul Adha yang identik dengan ibadah penyembelihan hewan kurban sebentar lagi tiba.

Fokopimcam Kecamatan Kembangbahu Lamongan intens melakukan pengecekan serta sidak di beberapa kandang sapi para peternak warga milik.

Berdasarkan pantauan serta pengecekan dari tim satgas kecamatan di sejumlah kandang sapi milik warga di wilayah Kembangbahu, ditemukan puluhan ekor sapi terjangkit wabah PMK.

“Update perhari ini, dari jumlah populasi sapi sebanyak 87 ekor, yang terjangkit ada sebanyak 59 ekor, sementara yang sehat 11 ekor dan yang sembuh 10 ekor.

“Untuk yang mati ada 3 ekor dan yang sudah dijual oleh peternak 4 ekor,” ungkap Camat Kecamatan Kembangbahu Sutikno saat dikonfirmasi sejumlah wartawan pada, Kamis (02/06) sore.

Untuk pencegahan penularan PMK, kepada peternak sapi atau kambing, kata mantan Kabid PLKB ini, agar selalu menjaga kebersihan tiap kandangnya.

Selain itu, “Peternak yang telah kontak dengan hewan yang sudah terjangkit PMK agar jangan memegang hewan peliharaan yang lainnya.

“Minimal cuci tangan terlebih dahulu, dan kalau bisa diusahakan mandi serta ganti baju dulu.

Hal ini dikarenakan penularan PMK sangat tinggi dan sangat cepat melalui udara capai radius sekitar 10 kilometer,” kata Sutikno.

Meski demikian, pihaknya mengimbau pada masyarakat peternak sapi untuk tetap tenang dan tidak terlalu panik.

Menurut Sutikno, karena penyebaran PMK yang menyerang pada hewan ternak sapi ini tidak bisa menular pada manusia.

“Untuk masyarakat yang penting selalu menjaga kesehatan, dan juga tetap mengkonsumsi daging,” Camat dalam pesannya.

Terpisah dan sebelumnya diberitakan, “Mengantisipasi penyebaran PMK (Penyakit Mulut Dan Kuku) Polres Lamongan melakukan penjagaan ketat di Pasar Hewan dan Pemilik Ternak Hewan di rumah masing masing.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, S.I.K menjelaskan bahwa mulai dari Polres hingga Polsek melaksanakan pemantauan.

Anggota Polsek kembangbahu melaksanakan giat koordinasi dan pemantauan terhadap pemilik kandang ternak Sapi di Dusun. Kalitemu Desa Katemas Kecamatan Kembangbahu Lamongan.

“Hari ini kami melakukan koordinasi dan pengecekan dengan dinas peternakan dr hewan wilayah Kecamatan Kembangbahu masing untuk memantau dan monitor perkembangan ternak.

“Untuk kandang Peternak Sapi di kandang milik Bapak Kasim tidak ada satupun yang mati,” jelas Kapolres Lamongan AKBP Miko.

Muspika dan dinas peternakan terus melakukan pemantauan dan pencegahan baik pembelian dan penjualan dari dan akan ke wilayah tersebut guna memastikan tidak menyebarnya virus PMK di wilayah Lamongan.

“Kami juga melakukan tindakan penyemprotan terhadap sapi, melakukan pengecekan dan pengawasan serta Menyemprotan disinfektan anti virus di sekitar kandang 3 kali sehari untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku ( PMK ).

Hewan ternak di dalam kandang dilakukan vaksinasi guna mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku,”tutupnya.

Penulis : Bang IPUL
Editorial : Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button