Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi: Waspadai Penyebaran Virus PMK, Peternak Jaga Kebersihan Kandang
BANYUWANGI, BIDIKNASIONAL.com – Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi Muhammad Khoiri melalui Sekretaris Dinas I Komang Sudira Admaja menghimbau, peternak hewan sapi, kambing, domba dan sebagainya, tetap wajib mewaspadai virus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), peternak dan warga agar tidak panik menjual ternaknya (panic selling).
Selain itu lanjutnya, daging hewan ternak seperti sapi, kambing, kerbau, domba dan lainnya dapat disembelih dan dikonsumsi manusia.
Namun perlu diperhatikan ungkap Komang, tetap Jaga kebersihan kandang agar hewan ternak tetap sehat.” Jika ditemukan adanya ternak yang sakit, segera melaporkan ke petugas/ Posko dikantor Dinas Pertanian dan Pangan,” terang Sekdin diruang kerjanya kepada Kepala bidiknasional.com Biro Banyuwangi, Rabu (20/7/2022).
Komang menambahkan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama jajaran Pemkab. Banyuwangi telah melakukan sejumlah langkah untuk mencegah masuknya penyakit yang menyerang ternak ruminansia (hewan pemamah biak).
“Jangan lupa selalu memberikan asupan makanan penguat mineral pada hewan ternak, sehingga ternak tetap lahap makan dan sehat. Langkah antisipatif sebagai upaya kewaspadaan dan kesiapsiagaan telah kita lakukan sejak beberapa hari kemarin, dengan melakukan surveilans dan deteksi dini pada hewan ternak di daerah-daerah kantong ternak, pedagang ternak, Pasar hewan, serta ternak milik warga,” jelasnya.
Disamping itu disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan Drh. Nanang Sugiarto beberapa hari kemarin bahwa ada 4 (empat) point yang harus dipahami antara lain sebagai berikut :
– Virus PMK penularannya pada sesama hewan ternak.
– Virus PMK tidak menular pada manusia.
– Hewan ternak yang terindikasi kena virus PMK dapat disembuhkan.
– Penulanan virus PMK sangat cepat sesama hewan ternak, sedangkan angka kematian sangat rendah.
Drh. Nanang Sugiarto menyampaikan, peternak harus rutin melakukan pemeriksaan, jika ada hewan ternak yang sakit (meski tidak mengarah ke virus PMK) segera memberikan vitamin juga mineral untuk meningkatkan status kesehatannya dan tidak memasukkan ternak baru ke dalam kandang.
“ Pisahkan dahulu beberapa waktu, jika memang tidak ada gejala mengarah ke virus PMK, baru boleh dicampur dengan yang lain ” pungkasnya.
Laporan: @dj/Tim
Editor: Budi Santoso