Jalan Lintas Kalteng, Setiap Turun Hujan Selalu Macet Total Karena Banjir.

PALANGKA RAYA, BN – Kejadian setiap hujan turun selalu banjir didaerah Bukit rawi, Kabupaten Pulang Pisau mengakibatkan kendaraan macet total. Dampak dari banjir mengakibatkan masyarakat pengguna jalan terhambat ke tempat tujuan di karenakan banjir.
Berdasarkan pantauan wartawan Bidik Nasional, pada Senin (30/42018) Pukul 07.24 wib, ketinggian air dijalan raya tersebut mencapai selutut orang dewasa. Mengakibatkan banyaknya motor dan mobil para pengguna jalan tadak bisa menyala lagi ( mogok ) akibat memaksakan untuk melintasi jalan tersebut.
Akses jalan lintas Kalimanatan adalah akses jalan darat satu-satunya yang menghubungkan kota Palangka Raya ibu kota Kalimantan Tengah dengan Beberapa Kabupaten lainnya, seperti daerah desa dan kecamatan di Pulang Pisau, Kecamatan dan desa di Kabupaten Kapuas, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Barito Timur, Barito utara, Kabupaten Murung Raya serta daerah-daerah lainnya di Kalsel.
Salah satu pengguna jalan Denni beserta sang istri saat di temui wartawan Bidik Nasional. “Saya dan istri saya terpaksa untuk memilih balik kembali ke kota Palangka Raya karena jalan ini tak bisa di lalui. Padahal istri saya mau menuju lokasi kerja di Kuala Kurun Gunung Mas dan saya menuju Buntok Barsel. Airnya sangat tinggi jadi saya gak berani ambil resiko, mas” ungkap Denni.
Sedangkan pengguma jalan lain nya juga menyampaikan keluhan yang sama. Sri Astuti pengguna jalan lainnya mengungkapkan “kalau setiap banjir keadaan nya slalu begini, kami akan slalu terhambat pergi ke kantor untuk menunaikan tugas. Ungkap ASN ini. Biasa nya waktu banjir kurang dari sejam saya sudah sampai di kota Palangka Raya dan bisa beraktifitas dikantor. Kalau banjir terjadi bahkan hingga 4 jam pun saya ngantri tetap belum bisa lewat kata Sri. Banjir seperti ini sudah kerap kali terjadi mas” keluh Sri Astuti.
Dulu sewaktu jaman kepemimpinan Bapak Gubernur Agustin Teras Narang pernah ada wacana membangun jembatan panjang diatas jalan ini. Seperti didaerah Tumbang Nusa sana. Karena jalan ini dataran rendah dan kiri kanan jalannya dikelilingi kawasan rawa-rawa. Tapi rupanya belum bisa diwujudkan oleh pejabat yang baru katanya. Sedangkan bila datangnya musim hujan bisa terjadi hingga 3 kali bahkan lebih banjir menggenangi jalan ini. Hingga lalu lintas pun lumpuh total.
Sementara itu Sunaryo salah satu sopir mobil angkutan umum mengukapkan kepada wartawan Bidik Nasional. “Kemaren saya pernah ada lihat berkali-kali proyek pengerukan di kiri kanan jalan ini. Tapi menurut saya itu proyek hanya proyek mubazir aja. Tanpa perencanaan yang jelas. Buktinya kala banjir sama sekali gak ada gunanya. Dan terkesan hanya buang-buang uang rakyat aja” Naryo.
Sampai berita kami tulis kondisi banjir dan macet di Bukit Rawi Kabupaten Pulang Pisau tetap saja kondisi air terus meninggi. [Ruhui]



