Connect with us

Bidik Nasional

6147 ORANG IKUT PECAHKAN REKOR MURI TARI GEMU FAMIRE DI MERAUKE

PAPUA

6147 ORANG IKUT PECAHKAN REKOR MURI TARI GEMU FAMIRE DI MERAUKE

TNI, Polri beserta masyarakat Merauke melakukan senam Gemuk Famire masal

MERAUKE, PAPUA, BN – Acara  Pemecah Rekor Muri Tari Gemu Famire Massal Dalam Rangka Memperingati HUT TNI KE -73 Tahun 2018 di Lingkaran Brawijaya, Selasa (05-09-2018) yang  di Pimpin oleh Kolonel Laut (p) Hartanto Nugroho.SE,MM (Dansatroltas Lantamal XI/Merauke) dan di ikuti oleh TNI, POLRI, 18 instansi  dan SMA yang berada di kabupaten Merauke yang jumlahnya 6147 orang.

Peserta merupakan gabungan dari TNI-Polri, masyarakat, siswa dan unsur Muspida.
” Kegiatan ini (pemecahan rekor Muri) memang ada di seluruh Indonesia, serentak untuk pelaksanaan tari Gemu Famire. Persiapananya satu minggu, kami latihan dengan memberikan latihan ke sekolah-sekolah dan instansi,” ujar Kolonel Laut (P) Hartanto Nugroho. SE,MM. kepada wartawan seusai acara.

Hadir dalam acara Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suarya (Komandan Lantamal XI/merauke), Kolonel Laut ( P ) Jatmiko Haryono (Wadan Lantamal XI /Merauke ) Beserta para Asisten Lantamal XI /Merauke, Kolonel Kav I Ketut Adi Suasta Putra (Kasrem 174 /ATW), Para Kasi Korem 174 / ATW, Kolonel Pnb Awang Kurniawan (Komandan Lanud JA. Dimara), Letkol Inf Heri Krisdiyanto, S.E (Dandim 1707 /Merauke), Letkol Lek Ahmad Fotibul Umam (Dansatrad 244/Merauke), AKBP Bahara Marpaung,S.H (Kapolres Merauke), Sularso . S,E (Wakil Bupati Merauke), Mayor (Mar) Jackson Roy Palima Pauta (Danyon Marhanlan XI/Merauke), Arnold Marsela (perwakilan distrik Navigasi Merauke), Asran Siregar .SH,MH(Kasi Wsdal Imigrasi Merauke. Mengenakan seragam olahraga dan mereka menari selama beberapa menit.

Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suarya Komandan Lantamal XI/Merauke, Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suarya, mengapresiasi atas pemecahan rekor Muri tersebut. Menurut dia, acara tersebut bukan perkara pemecahan rekor Muri, tetapi juga menggambarkan bagaimana semangat NKRI merupakan harga mati bagi masyarakat dan bangsa. ” Kebersamaan itu terus dirajut oleh TNI dan Polri beserta masyarakat. Semangat mengadakan acara seperti ini, sekalipun sederhana, itu sangat luar biasa semangat seperti inilah yang akan kita pelihara. Terlebih ke depan, kita akan menghadapi Pemilu, hal seperti ini harus terus digelorakan. Semoga semangat persatuan kita ini betul-betul kita jaga bersama,” ujar Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suarya

Gemu Famire atau dikenal juga dengan nama Maumere adalah sebuahlagu daerah dari Nusa Tenggara Timur yang diciptakan oleh Frans Cornelis Dian Bunda alias Nyong Franco pada tahun 2011. ‎(Rilis/Jati).

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in PAPUA

To Top