Press "Enter" to skip to content

Desa Cibogo Harapkan Bantuan Lapangan

Salah satu kegiatan Desa Cibogo yang membutuhkan lapangan

PANGANDARAN, JABAR, BN – Masyarakat Desa Cibogo Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat sangat berharap kepada pemerintahan Kabupaten Pangandaran memberikan lapangan agar dapat digunakan kegiatan desa.

Bila ada kegiatan Desa Cibogo yang mengunakan lapangan, pihak desa selalu kesulitan. Salah satu contohnya upacara HUT RI yang ke 73 Tahun yang dilaksanakan di Lapangan SDN 1 Cibogo Dusun Cibeureum tempatnya sempit sehingga masyarakat yang mengikuti upacara meluber ke jalan.

Salah satu warga RT 4 RW 2 Dusun Cibeureum kepada wartawan bidiknasional.com mengutarakan bahwa masyarakat Desa Cibogo benar – benar sangat menginkan sebuah lapang untuk dipakai berbagai kegiatan PHBN dan sebagai lapangan bola.

“Seandainya pemerintah kabupaten tidak bisa menyediakan memfasilitasi keinginan warga, maka warga siap membantu pemerintah desa untuk berpatisipasi membantu alakadarnya,” ujar seorang warga yang enggan menyebut namanya.

Hal senada juga disampaikan Karsono warga RT 17 RW 5 Dusun Cibogo mengharapkan sekali supaya Desa Cibogo mempunyai sebuah lapangan.

“Bukan cuma untuk upacara saja tapi untuk kegiatan olahraga anak anak sekolah SD dan Madrasah Aliah (MA) Darul Istikomah. Jadi lapangan itu banyak gunanya,” tuturnya.

Ditempat terpisah Kepala Desa Cibogo, Ayim Karsim mengatakan,” sebagai kepala desa kami sebisa mungkin tidak akan membebankan kepada masyarakat, kasihan warga kami, sudah hidup susah, masa harus dibebani lagi dengan iuran untuk lapang,” katanya.

“Kami selaku pemerintah desa sudah empat tahun berupaya meminta bantuan kepada pemerintah kabupaten, provinsi dan bahkan ke dinas DEPSOSPMD untuk pengadaan lapangan, namun kendalanya adalah lahan tidak ada, karena bantuan dari pemerintah adalah untuk pembangunan saja,” ungkapnya.

“Sementara kami belum bisa menyediakan lahan, lahan untuk di Desa Cibogo itu tidak ada harus di beli kurang lebih dalam NJOP itu,” tambahnya.

Menurut Kades, untuk pengadaan lahan lapangan sekitar Rp 300 juta,” Kalau kami meminta bantuan partisipasi masyarakat merasa keberatan tapi kami berjuang dengan Dana Desa (DD) mudah – mudahan untuk kedepannya bisa untuk membangun sebuah lapang untuk acara- acara PHBN Desa Cibogo,” janjinya.

“Kami sangat berharap kepada pemerintah kabupaten, propinsi dan pusat supaya memperhatikan keluhan masyarakat Desa Cibogo,” harapnya.

Menurut Kades, Desa Cibogo mempunyai tanah kas desa seluas 14,8 Hektar tapi posisi lokasinya berada di perbatasan Kecamatan Mangunjaya.

“Pernah suatu hari ada warga yang mau tukar guling dengan tanah desa tapi percuma saja, karena harga tanah kas desa yang ada di sana cuma 250 Ribu perbata, sementara tanah warga yang mau tukar guling dekat dengan desa itu harganya 500 sampai 750 Ribu perbata. Jadi kalau Dua Hektar tanah desa yang di tukar guling cuma cukup untuk satu hektar tanah warga,” ungkapnya.

“Kami minta tolong semua pihak terutama pemerintah kabupaten supaya desa kami di perhatian apa yang menjadi kesusahan warga kami,” pungkasnya. (Asep.s)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *