Kepala Desa Sungai Buaya : Warga Menikmati Hasil Dari Dana Desa


LAMPUNG, MESUJI, BN – Sikap guyub dan rukun sudah menjadi karakteristik khas bagi masyarakat desa. Suasana kekeluargaan dan persaudaraan telah mendarah-daging dalam hati sanubari warga desa. Demikian dikatakan M. Alia Muis Kepala Desa Sungai Buaya ditengah aktivitasnya di Kantor Desa Sungai Buaya Kecamatan Rawajitu Utara Kabupaten Mesuji. Sabtu pagi (27/7/2019).
“Alhamdulillah, rasa kesetiakawan sosial masyarakat di desa ini lebih tinggi dan nyata, hal itu dapat terlihat dalam tolong menolong dan gotong royong tanpa paksaan atau diminta, tetapi atas kesadaran sendiri,” terangnya M. Alia Muis pada wartawan Bidik Nasional.
Menurutnya, masih banyak karakteristik lainnya yang menjadi pedoman hidup warga desa seperti saling menghormati, penuh toleransi, ingat akan janji, musyawarah mufakat dalam mengambil keputusan lebih sederhana, religius dan taat norma.

Ditemui di tempat tugasnya, Sabtu (27/7/2019), Kepala Desa yang akrab disapa dengan nama pendek Muis menuturkan dengan adanya dana desa inilah desa bisa membangun desa sesuai yang diinginkan.
“Dulu desa kami sangat jauh tertinggal dari desa-desa lain yang ada di Kabupaten Mesuji ini. Sekarang masyarakat desa ini sudah menikmati hasil dari adanya dana desa yang telah dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui menteri pembangunan desa tertinggal,” imbuhnya.

Untuk saat ini, kata Muis infrastruktur pendukung desa berupa fasilitas sosial (Fasos) yakni gedung sekolah (PAUD/TK, SD, SMP, SMA), rumah ibadah, puskesmas sudah sangat memuaskan. Bahkan tak lama lagi rumah-rumah warga akan terang benderang oleh masuknya listrik.
“Hanya yang jadi masalah besar di desa ini yaitu jalan. Harapan warga kami, pemerintah dapat merencanakan untuk membangun jalan desa yang permanen. Pasalnya, ketika musim penghujan jalan didesa kami ini tidak dapat dilalui. Dan, saat musim panas seperti ini, jalanan bahkan perumahan warga di selimuti oleh debu. Saya dan warga desa sangat bersyukur atas berkelanjutannya program dana desa (DD), desa kami jadi lebih tidak terkesan kampungan dalam hal pembangunan. Pada kesempatan ini juga, saya informasikan pada pihak Pemerintah Kabupaten Mesuji. Sehubungan program Optimasi Lahan/Cuci kanal di desa kami ini, mohon di sikapi batu-batu seperti bukit barisan di sepanjang jalan desa ini, juga didalam kanal sangat mengganggu aktivitas alat berat,” pungkasnya. (Mus/Ind)



