Connect with us

Ahli Waris Badjoang Bin Suppa Didampingi LSM Bidik Sib dan Advokat Tempuh Jalur Mediasi

90 views

SULSEL

Ahli Waris Badjoang Bin Suppa Didampingi LSM Bidik Sib dan Advokat Tempuh Jalur Mediasi

Mediasi bersama Tim Advokat, ahli waris dan warga disaksikan oleh lurah setempat, rt dan rw dan Ketua LPM.

MAKASSAR, SULSEL, BN – Ahli Waris Alm.Badjoang Bin Suppa didampingi oleh LSM Bidik Sib dan Tim Pengacara dan Konsultan Hukum Hamsir, S.H., M.H. dan Rekannya melakukan mediasi ke pemukiman warga yang berada dilokasi tanah milik Alm.Badjoang Bin Suppa beralamat jalan Pettarani 2 Kelurahan Tamamaung Persil 8 S II, Kohir 547 C1 seluas kurang lebih 0,29Ha, 12 September 2019.

Mediasi yang dilakukan pihak ahli waris yang mana didampingi oleh LSM Bidik Sib dan Tim Pengacara dan Konsultan Hukum Hamsir, S.H., M.H. bersama sama dengan pemerintah setempat, adapun yang hadir dalam mediasi tersebut yaitu :

  1. Lurah Tamaumaung Bu Hasma
  2. Rw 005 dan Rt.006
  3. Ahli Waris
    Muh.Dg Lurang dan Hamka
  4. Ketua LPM Kel.Tamaumaung
  5. Babinsa
  6. Bhabinkamtibmas
  7. Imam Kel Tamaumaung
  8. Abdullah (Dul) dan Munir warga yang tinggal dilokasi

Adapun mediasi tersebut membicarakan terkait masalah alas hak yang digunakan oleh warga yang bermukim di lokasi milik Alm.Badjoang Bin Suppa beralamat jalan Pettarani 2 Kelurahan Tamamaung Kec.Panakukang.

Selain itu pihak Tim Pengacara dan Konsultan Hukum Hamsir, S.H., M.H. dan rekan telah melayangkan surat ke warga diantaranya yaitu Abdullah (Dul), Munir, Dg.Kanang (Jum), H.Gassing, Muliati (Keuangan Prov.Sulsel.), Yusran (Keuangan Prov.), Latif (Keuangan Prov.), Marwiyah Roa Dan Ambo.

Namun yang hadir dalam mediasi tersebut hanya Abdullah (Dul) dan Munir mereka berdua adalah anak Alm.Daeng Tu’ba, yang mana juga mengklaim bahwa tanah yang dijaga tersebut merupakan tanah milik orang tuanya Alm.Daeng Tu’ba, karna memiliki sertifikat tanah, namun anehnya setelah tim mediasi meminta agar Abdullah (Dul) dan Munir memperlihatkan sertifikat tersebut, mereka tidak ingin merlihatkan sertifikatnya dengan dalih nanti datanya diambil.

Muh.Dg Lurang dan Hamka selaku Ahli waris bersikukuh bahwa tanah yang berlokasi dijalan pettarani 2 Kel.Tamamaung Kec.Panakkukang dengan Persil 8 S II, Kohir 547 C1 seluas kurang lebih 0,29Ha yang tercatat atas nama Alm.Badjoang Bin Suppa merupakan tanah peninggalan Alm. Bapaknya bernama Badjoang Bin Suppa.

“Biar bagaimanapun kami akan terus mengejar hak warisan orangtua kami, saya harap pemerintah dapat memberikan kejelasan dan kepastian hukum terkait lokasi Alm.bapak kami Badjoang Bin Suppa”Terangnya

Tim Pengacara dan Konsultan Hukum Hamsir, S.H., M.H., Taufiq Amin, S.H dan Abd Malik Ali, S.H., M.M dan Rekan sudah melakukan penyuratan kepada warga yang telah bermukim di lokasi tersebut namun tetap tidak diindahkan, hanya dua orang warga yang bermukim dilokasi ikut hadir.

Dari hasil Investigasi anggota LSM Bidik Sib ada salah satu warga yang bermukim dilokasi tidak ingin namanya disebut mengatakan disini tidak memiliki kelengkapan berkas/surat, dulunya lokasi ini milik orang keturunan Tionghoa yang namanya tidak di ketahui, pernah membeli tanah tersebut kepada orang yang nama dan alamatnya juga tidak di ketahui sampai saat ini.

Setelah itu orang keturunan Tionghoa tersebut menggadaikan tanah ke salah satu Bank kemudian tidak sanggup membayarnya sehingga tanah tersebut disita oleh Bank, maka dari itu terjadilah proses pelelangan yang diambil alih oleh Keuangan, ini menurut pengakuan warga yang bermukim dilokasi termasuk pengakuan Abdullah (dul) dan Munir anak Alm.Dg.Tu’ba yang dulunya sabagai penjaga tanah tersebut.

Dari hasi pantauan tim Investigasi Lsm Bidik Sib apa yang disampaikan Abdullah (Dul) dan Munir tidak sesuai dengan fakta yang ada, karena data dari kecamatan masih aktif atas nama pihak pertama dan pihak kedua sebagai ahli waris, adapun data yang mendukung dari hasil Investigasi adalah data yang diperoleh dari kelurahan, dispenda, pertanahan dan masyarakat yang di anggap sebagai tokoh adat.Terang Ilham selaku anggota LSM Bidik-Sib.

(Red)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in SULSEL

To Top
%d blogger menyukai ini: