Disbubpar Banyuwangi Gelar Sosialisasi Museum Untuk Pelajar

BANYUWANGI, JATIM, BN-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dispubdar) Kabupaten Banyuwangi menggelar sosialisasi tentang kebudayaan beberapa hari lalu. Salah satu sosilisasi yang diberikan terkait sejarah berdirinya Bumi Blambangan Banyuwangi.
Kalau berbicara kebudayaan, ini bukan hanya pada tarian semata, namun juga tradisi dan karakter leluhur yang diwariskan secara turun temurun. Sosialisasi ditujukan kepada tenaga pendidik, budayawan dan tokoh pendidikan. Selanjutnya para tokoh akan menyebarkan informasi tersebut kepada siswa dari mulai jenjang SD hingga SMA/SMK.
Ketua LSM KOBRA Banyuwangi Daud Djoni WD mengatakan, sosialisasi tentang musium perlu dilakukan. Sebab masih banyak orang yang belum mengetahui perihal kemajuan kebudayaan di daerah.
Menurutnya, sosialisasi bertujuan untuk memperkenalkan museum di kalangan pelajar sehingga dalam sosialisasi ini juga mengundang tokoh pendidikan serta guru dari beberapa sekolah mulai tingkat SD, SMP, SMA, SMK di Kabupaten Banyuwangi.
” Saya mengapresiasi pada Disbudpar Banyuwangi terkait kegiatan sosialisasi pada pelajar tingkat SD, SMP, SMA, SMK tentang sejarah Blambangan dan pelajar dipersilahkan untuk melihat musium Blambangan di kantor Disbudpar Banyuwangi. Tujuannya agar para generasi muda tahu tentang peninggalan sejarah Blambangan Banyuwangi,” kata Daud Djoni WD.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Banyuwangi MY Bramuda mengatakan, Musium Blambangan merupakan salah satu wahana destinasi baru yang digemari. Baik oleh pihak sekolah maupun pelajar untuk belajar memahami sejarah Kabupaten Banyuwangi.
Di dalam musium Blambangan terdapat aneka koleksi mulai dari keris, uang kuno, guci dan radio kuno. Selain itu ada juga pakaian khas jawa, pedang kuno, dan masih banyak peninggalan sejarah Blambangan Banyuwangi lainnya. (Jojo)